MERAUKE, KALIMANTANLIVE.COM – Kericuhan kembali terjadi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 pada arena olahraga gulat di Merauke.
Kericuhan terjadi ketika pegulat Kalimantan Selatan Rendy Aditya S bertanding melawan pegulat Papua Heri Fadli H, Senin (11/10/2021). Rendy berhasil memenangkan pertandingan.
Tidak terima atletnya kalah, tim gulat tuan rumah menyerang wasit dan panitia PON XX Papua 2021. Bahkan, kontingen gulat Kalsel mendapat intimidasi hingga di luar arena pertandingan.
BACA JUGA:
RICUH! Atlet Tinju PON Papua dari DKI Jakarta Dipukuli Relawan, Sampai-sampai Didatangi Wakapolda
BACA JUGA:
Viral Video Atlet Tinju DKI Jakarta Baku Hantam dengan Relawan PON Papua 2021, Ini Penyebabnya
Dilansir Baritopost.co.id, kericuhan bermula ketika proses challenge dengan melihat tayangan ulang pertandingan yang hanya menyisakan waktu empat detik.
Melihat tayangan ulang itu, wasit memberikan poin untuk Rendy, dan otomatis membuat pegulat tuan rumah kalah.
Tidak terima dengan keputusan wasit, salah satu oknum kontingen PON Papua langsung menyerobot masuk ke arena pertandingan dan menyerang meja wasit.

Tak lama kemudian diikuti oleh rombongan kontingen tuan rumah yang lain. Mereka mematahkan kursi, menendang perlengkapan pertandingan hingga memecahkan layar LCD yang menayangkan poin pertandingan.
Keadaan semakin memanas ketika kontingen PON Papua mencari wasit yang menjadi pengadil pertandingan di laga tersebut.







