Tangis Istri Terduga Preman yang Aniaya Pedagang, Minta Bantuan Kapolda: “Pak, Fakta Sebenarnya Tidak Seperti Video Viral”

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus preman menganiaya pedagang perempuan di Pasar Gambir di Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara, pada 5 September 2021 lalu mengungkap banyak fakta.

Dalam kasus ini, baik terduga preman yang disebut penganiaya yakni BS dan pedagang yang merasa jadi korban yakni LG sama-sama jadi tersangka.

Kasusnya pun kini ditangani Polda Sumut agar penyelesaiannya bisa lebih objektif.

Setelah viral unggahan foto LG jadi tersangka di media sosial, kini beredar video istri BS menangis meminta bantuan ke Kapolda Sumut.

Dalam video yang beredar, seorang perempuan berkerudung yang mengaku sebagai istri tersangka BS tampak menangis saat berbicara tentang peristiwa yang dialaminya, sembari diapit oleh dua anak perempuannya.

Baca Juga :Unggah Video Bertemu Ariel Noah, Luna Maya Disindir Ahmad Dhani: “Yang Dicium Aku Dulu, Bukan Ariel”

Baca Juga :Brigjen TNI Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan karena Surati Kapolri, Bela Babinsa yang Diperiksa Polisi

Baca Juga :Gara-gara Lakukan Skandal Besar, 25 Artis Masukkan Daftar Hitam Pemerintah China, Hilang di Poster Drama

Video itu diunggah di akun Instagram @medanheadlines.news dengan penjelasan “Istri Beni Minta Kebijaksanaan Kapolda: Pak, Fakta Sebenarnya Tidak Seperti Video Viral. Pernyataan Nurhalimah, istri Beni yang sempat viral di Pasar Gambir, Tembung.”

Dalam video itu, perempuan itu bilang bahwa suaminya hanya korban dan bahwa pihak LG minta uang damai Rp 150 juta.

“Tolong bantu kami pak. Kami hanya korban. Bukan tersangka. Belum pernah suami saya melakukan seperti itu Pak. Harapan kami, bantu lah, berilah keadilan bagi suami saya Pak. Saya nggak bisa untuk menafkahi anak-anak saya. Kami sudah membawa dari pihak keluarga untuk mengajak mediasi untuk apa, berdamai lah gitu. Tapi orang ibu itu minta uang .. 150 juta. Dari mana kami mencari uang 150 juta itu Pak. Dari mana. Makan aja kami payah. Tolong bantu kami lah Pak. Tolong bantu kami lah Pak. Sama siapa lagi kami memohon.”

Penjelasan Halimah istri BS: vido yang beredar tidak utuh…

Dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Senin (12/10/2021) pagi Halimah mengatakan bahwa video tersebut tidak benar, sepenggal atau tidak utuh.

Menurutnya, jika ingin mendapatkan video full-nya, dapat diminta dari anaknya yang merekamnya secara penuh.

“Itu setengah-setengah, itu video sepenggal, enggak full. Kalau memang cari bukti sebenarnya. Minta video full sama anaknya. Anaknya yang merekam video full-nya,” katanya.

Bantah suaminya preman

Halimah membantah jika suaminya dilabeli preman atau premanisme.

Dia mengaku sangat mengenal suaminya yang bahkan tidak mau meminta uang kepada keluarga, apalagi kepada orang lain.

Dikatakannya, selama ini suaminya lah yang membantunya berjualan di rumah, mulai dari jualan sop buah, antar anak sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *