Tangis Istri Terduga Preman yang Aniaya Pedagang, Minta Bantuan Kapolda: “Pak, Fakta Sebenarnya Tidak Seperti Video Viral”

“Nanti kalau ditelepon kawan katanya ada kerjaan, misalnya jauh, awak diajaknya sekalian jalan-jalan. Saya pun tak pernah ketinggalan, selalu berdua kami,” kata Halimah.

Duduk perkara menurut BS ke istrinya: cekcok gara-gara becak hingga diludahi LG

Halimah mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Dia tiba di tempat kejadian setelah dilerai oleh warga.

Dia mendapatkan cerita dari suaminya, dan juga orang-orang yang ada di sekitar lokasi dan melihat kejadian itu.

“Awak sampai di sana setelah udah dilerai masyarakat. Tapi Ibu Gea (LG) terus mengejar suami awak. Ada kunci atau mainan atau apa lah yang dipegangnya waktu itu. Karena suami awak udah dibawa masyarakat, dia balik sambil keluarkan sesak napas terduduk dia,” katanya.

Dia sempat bertanya kepada suaminya apa masalah yang terjadi saat itu. Dari suaminya, kejadian itu bermula saat becak yang dikendarai suami LG menghalangi jalannya.

Saat ditegur, LG tidak terima dan malah digeber-gebernya. Setelah itu, suaminya turun dan saat itu lah suaminya diludahi LG.

“Ibu itu yang pertama, ibu itu meludah. Habis itu balas-balasan lah. Karena gak senang ibu itu langsung mukul. Dibalas. Lalu anak ibu itu mukul pakai kayu. Ada yang melerai, salah satunya abang ipar awak. Dia yang nangkis pukulan dari anaknya,” katanya.

Tawarkan uang damai Rp 15 juta, tapi ditolak pengacara

Dijelaskannya, dari kasus itu pihaknya ingin berdamai dengan keluarga LG. Untuk uang perdamaian pihaknya mengajukan Rp 15 juta, namun hanya membawa Rp 10 juta dan sisanya akan dibayar secara mencicil.

Namun, tawaran damai itu ditolak oleh pihak LG melalui pengacaranya.

“Kita minta damai. Karena ada etika baik awak. Mikirkan anak, ya kan. Jadi awak ajak rembuk untuk keluarga dulu lah. Bukan kalah. Karena yang bisa beri makan itu suami saya. Saya hanya jualan kecil-kecilan di rumah,” katanya.

Dikonfirmasi melalui telepon mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi belum memberikan respons hingga berita ini diturunkan.

editor : NMD
sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *