FAKTA 7 Tanaman Hias yang Bisa Melepaskan Oksigen ke Dalam Ruangan, Lidah Mertua & Lidah Buaya

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Rumah yang bersih dengan ruangan yang rapi ternyata tak menjamin kualitas udara yang sehat.

Untuk menjaga kesehatan udara dalam ruangan anda bisa menggunakan air purifier atau bisa juga menggunakan tanaman hias.

Sebab, beberapa tanaman hias dapat menambahkan oksigen ke dalam ruangan sekaligus menyaring racun. Selain itu, merawat tanaman hias juga dapat meningkatkan kesehatan mental Anda.

Dilansir dari The Practical Planter, Selasa (12/10/2021), tanaman hias sebenarnya melepaskan oksigen pada siang hari ketika ada cahaya alami, melalui proses fotosintesis. Meskipun proses ini terhenti tanpa adanya cahaya, memiliki tanaman di rumah dapat membantu meningkatkan kualitas udara sepanjang hari.

Baca Juga :PERSELINGKUHAN Bu Camat Cantik dengan Kepala BPKAD Tanjungbalai, Melibatkan Anggota DPRD, Polisi & Jaksa

Baca Juga :Pajak Karbon Segera Berlaku, PPnBM Mobil Baru Berdasarkan Emisi Bukan Lagi Jenis Kendaraan

Baca Juga :ASN Dilarang Bepergian & Cuti pada 18-22 Oktober 2021, Kemenpan RB: PPK Berhak Menjatuhkan Hukuman

Beberapa tanaman hias pun melepaskan oksigen di malam hari, menciptakan udara yang menyegarkan. Berikut beberapa daftarnya.

spider plant(shutterstock)

1. Spider plant atau tanaman laba-laba (Chlorophytum comosum)

Tanaman ini mudah dirawat, khususnya untuk pemula. Cahaya tidak langsung, tanah yang mengering dengan baik, dan tempat yang tidak terlalu panas adalah hal yang dibutuhkan agar tanaman laba-laba dapat tumbuh dengan baik.

Meskipun tanaman laba-laba menghasilkan bunga putih kecil, ini lebih merupakan tanaman dedaunan, dengan daun bergaris hijau dan kuning cerah.

Daunnya yang panjang dan ramping terlihat indah di pot gantung, dan akan tumbuh sulur panjang dengan tunas tanaman “bayi” di ujungnya. Anda dapat membiarkannya, atau memotongnya untuk menyebarkan tanaman baru.

Dalam hal kualitas udara, tanaman laba-laba akan membantu menambah lebih banyak oksigen dan juga dikenal menyaring karbon monoksida, formaldehida, dan benzena.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *