Parrish dan beberapa orang koleganya menggunggah cerita di media sosial dan platform penerbitan, berjudul #AppleToo.
Parrish mengatakan menghormati aturan perusahaan dan tidak pernah membagikan informasi yang bersifat rahasia.
Dia juga tetap mempublikasikan #AppleToo setelah diselidiki pada September.
(M Khaitami/antara)







