Perampokan Bos Emas Kabupaten Banjar: Korban Disekap, Diseret & Dibacok, Kakak KKN Tolong!

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Empat mahasiswi yang menjadi saksi penodongan dan perampokan bosa emas di Dusun Pal 5, Paramasan Bawah Kabupaten Banjar saat ini masih trauma.

Bahkan ketakutan masih terlihat di wajah empat mahasiswi AL, LY, NL dan KH akibat todongan senjata api kawanan perampok.

Perampokan bermula pada Selasa 28 September 2021 sekitar pukul 11.00 ketika mereka berada di sebuah TPA Alquran Darul Hijrah, Dusun Pal 5.

Saat itu mereka hanya berempat. Sedang dua rekan laki-laki mereka mencari sinyal ke Kandangan yang berjarak sekira lima jam lamanya.

Baca Juga :PPKM Diperpanjang Lagi hingga 19 November 2021, 9 Daerah di Jawa-Bali ini Berstatus Level 1

Baca Juga :RI Rebut Piala Thomas, Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Hingga Asal-usul Marga Ginting Pun Jadi Ngetop

Baca Juga :KICK-OFF Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan Malam Ini, Uji Coba Jelang Kualifikasi Piala Asia U23 2022

Ada dua jalur untuk menempuh dusun ini, dari Kandangan atau melewati Pengaron yang memakan waktu enam sampai tujuh jam.

“Mereka mau memberikan kabar kepada keluarga,” ujarnya ditemui, Senin (18/10) malam.

Kala itu juga ustaz yang biasanya mengajar di TPA kebetulan sedang pulang ke kampung halamannya.

Di TPA, pagi itu mereka sedang tidak berkegiatan selain bersantai, rebahan, dan mencuci pakaian. Tiba-tiba saja terdengar teriakan dari luar TPA, “Maling-maling!”

Karena mendengar teriakan tersebut mereka lantas mengamankan diri dengan menutup segala akses masuk seperti pintu dan jendela. Para mahasiswi kemudian bersembunyi di sudut ruangan TPA seluas 5×7 meter ini.

5 menit berselang, ada seseorang mengetuk pintu TPA yang menjadi lokasi persembunyian dengan keadaan yang sangat panik.

Mereka memanggil-manggil para mahasiswi untuk meminta pertolongan.

“Kakak KKN tolong,” begitu ujar AL menirukan suara wanita yang menjerit minta tolong tersebut.

Awalnya para mahasiswi tersebut enggan membukakan pintu lantaran takut jika hal tersebut adalah jebakan hingga membuat mereka menjadi sasaran empuk kawanan rampok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *