Perampokan Bos Emas Kabupaten Banjar: Korban Disekap, Diseret & Dibacok, Kakak KKN Tolong!

Namun pada saat pihaknya membuka jendela ternyata suara yang meminta pertolongan dan mengetuk pintu adalah Acil Idah, adik dari Julak (50) korban atau istri dari Paman Musa.

“Kemudian kami keluar dan baru sadar kalau teriakan yang sebelumnya bukan maling namun rampok,” ungkapnya.

Sesaat setelahnya mereka memberanikan diri untuk keluar TPA ke arah Jalan Trans Kandangan. Dari arah Batulicin menuju Kabupaten Banjar melintas mobil pikap.

Para mahasiswi tersebut kemudian berinisiatif memberhentikan dan meminta bantuan untuk mengantarkan mereka ke Dusun Bancing.

“Di Desa Bancing ini ada Pos Polisi, juga karena di dusun yang kami tempati tidak ada laki-laki yang berani melawan para perampok itu,” terangnya.

Namun sayangnya sopir pikap tersebut malah memutar arah dan tidak mau menolong. Tak berselang lama melintas pengendara roda dua dan diberhentikan oleh mereka. Hasilnya sama, mereka tak mau menolong.

Paramasan

Sejumlah anggota kepolisian melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian. Dua pekan sudah kasus perampokan di Paramasan. (Foto: Iptu Suwarji)

Kala sibuk meminta pertolongan, mereka melihat Julak diseret dan dipukul oleh kawanan perampok menggunakan senjata laras panjang.

“Saya terkejut karena melihat orang yang kami kenal diseret keluar dari warung seperti binatang saya spontan berteriak,” ungkapnya.

Mendengar teriakan dari para mahasiswi tersebut, lantas satu orang dari kawanan perampok yang mengenakan baju merah dengan celana jeans panjang dan menggunakan penutup kepala berbadan tidak terlalu tinggi dengan badan sedang menodongkan senjata laras panjang ke arah mereka.

“Kami diberikan aba-aba oleh salah seorang perampok ingin ditembak jika melakukan perlawanan,” jelasnya.

Mendapat intimidasi demikian, mereka lantas panik dan langsung masuk ke dalam TPA serta memanggil Acil Idah untuk ikut masuk untuk bersembunyi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *