Cetak Sejarah, AS Sukses Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia, Uji Coba ke Pasien yang Alami Mati Otak

KALIMANTANLIVE.COM – Keberhasilan di dunia kedokteran terjadi di Amerika Serikat baru-baru ini

Sejumlah llmuwan AS yang berpusat di Kesehatan NYU, New York City, AS, membuat sejarah untuk kali pertama sukses melakukan transplantasi ginjal babi ke manusia.

Keberhasilan ini disebut bisa menjadi solusi atas kelangkaan stok transplantasi ginjal.

Sebelumnya, hanya ginjal dari manusia yang masih sehat yang bisa diambil untuk transplantasi ke pasien penderita gagal ginjal.

Namun dengan sukses ini, ginjal babi bisa menjadi alternatif yang prospektif sebagai pengganti ginjal manusia.

Mengutip Reuters, ginjal yang diambil pun berasal dari babi yang secara genetik sudah mengalami penyesuaian.
Dengan demikian, jaringan ginjal babi itu tak lagi mengandung molekul yang biasanya memicu penolakan oleh tubuh manusia.

Baca Juga :WOW! Bitcoin Cetak Rekor Lagi, Mendekati Rp 1 Miliar Per Keping

Baca Juga :APA ITU Varian Delta Plus? Ayo Kenali Gejala Virus Corona Bernama AY.4.2 Ini

Baca Juga :Langka, Pedang Ksatria Perang Salib Ditemukan di Israel, Diduga Sudah Berumur 900 Tahun

Uji coba dilakukan pada pasien yang sudah mengalami mati otak dengan tanda-tanda disfungsi ginjal sebelum dicabut alat penunjang hidupnya.

Eksperimen itu juga sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga pasien.

Selama tiga hari, ginjal baru itu melekat pada pembuluh darah pasien dengan tetap mempertahankan berada di luar tubuh. Dengan begitu, kondisi tersebut bisa memberi akses bagi peneliti.

Ahli bedah transplantasi Robert Montgomery menyatakan hasil transplantasi fungsi ginjal itu tampak sangat normal.

Ia menerangkan, ginjal baru yang dilekatkan tersebut mulai memproduksi urine seperti yang diharapkan. Tak terdapat pula tanda-tanda penolakan langsung ketika ginjal yang belum dimodifikasi itu dicangkok ke primata bukan manusia.

Montgomery melanjutkan, level kreatinina dari pasien yang mendapat transplantasi baru bahkan kembali normal. Tingkat kreatinina merupakan indikasi bagi pemburukan fungsi ginjal.

Di AS, kini total ada 107 ribu pasien masih menunggu transplantasi organ. Sebanyak 90 ribu di antaranya merupakan pasien gagal ginjal.

Sementara untuk pasien gagal ginjal, mereka harus masuk daftar antrean selama tiga hingga lima tahun untuk mendapat transplantasi ginjal.

editor : NMD
sumber : CNNIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *