KOTABARU, Kalimantanlive.com – Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi tak menyangka program vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kelumpang Selatan Kotabaru dihadiri ribuan warga, sehingga kuota vaksin yang tersedia tak cukup.
Kuota 1.000 vaksin Covid-19 yang telah disiapkan, ditambah 500 dosis vaksin tambahan dari Dinas Kesehatan Kotabaru masih kurang akibat membludaknya warga yang datang untuk ikut vaksinasi massal.
“Saya terkejut melihat jumlah yang ingin ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi jauh melebihi target,” paparnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Dinkes Kotabaru di Desa Sei Kupang Jaya, Kelumpang Selatan, Selasa (19/10/2021) siang.
BACA JUGA:
Jokowi Kaget Vaksinasi di Kalsel Cuma 33 Persen, Padahal Ada Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19
BACA JUGA:
Kasus Covid-19 di Kalsel Meningkat, Paman Yani Bantu Lampu UV Disinfektan untuk Beberapa Sekolah
Anggota Komisi II DPRD Kalsel yang akrab disapa Paman Yani mengatakan, melihat tingginya minat masyarakat terhadap program vaksinasi bergerak itu, dirinya mengharapkan agar pemerintah pusat melalui Kemenkes RI mampu menyediakan kouta berlebih untuk Kalsel.
“Tujuannya agar pemerataan capain program vaksinasi massal dapat terealisasi 100 persen seiring dengan tingkat penuruan level penyebaran COVID-19,” katanya.
Menurut Paman Yani, kalau dilihat secara langsung di lapangan, animo masyarakat untuk ikut vaksin cukup tinggi dari prediksi yang disiapkan.
“Dan ini terbukti, sempat saya mendengar antusias warga disini katanya rendah tapi kenyataannya setelah digencarkannya sosialisasi vaksin pada pelaksaan reses hingga saat ini jujur saya terkejut melihat jumlah yang ingin ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi bergerak melebihi target” kata Paman Yani.
Dia menilai, untuk memenuhi agar kebutuhan vaksin di Kalsel khususnya di Kotabaru daratan, program gotong royong melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai sumber pendapatan perusahaan di daerah tersebut harus benar-benar digaungkan.
“Jangan cuma bisa memanfaatkan dan mengeruk hasil bumi saja, tapi bantu lah mereka yang saat ini membutuhkan bantuan vaksin. Supaya capaian dari target yang ditetapkan oleh pemerintah mampu terealisasi,” harap anggota yang membidang ekonomi dan keuangan tersebut.







