Sambut Jokowi, Mahasiswa Demo di Depan DPRD Kalsel, Sebut Banyak Janji Belum Dituntaskan

Selain menagih janji Jokowi – Maruf Amin yang masih banyak yang belum dituntaskan, BEM se-Kalimantan juga mengingatkan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, seperti kematian aktivis HAM Munir dan penyair Wiji Tukul hingga soal penanganan lingkungan.

“Yang kita kritik penanganan lingkungan di Kalsel, ketika terjadi bencana, misalnya banjir, yang disalahkan curah hujan yang begitu tinggi,” teriak mahasiswa saat berorasi.

Mahasiswa juga mengingatkan bencana banjir itu terjadi akibat rusaknya lingkungan akibat penambangan, salah satunya banyak sekali lubang tambang di Kalsel.

BACA JUGA:
Pakar ULM Sebut Proses Pembelajaran Tatap Muka di Kalsel Bakal Terhambat, Ini Penyebabnya.

BACA JUGA :
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin Minta Perusahaan Besar Bantu Kekurangan Dana Atlet PON Kalsel

agai mahasiswa wajib peduli dan ini kita buktikan sebagai kaum muda sebagai kaum intelektual cinta dan peduli dengan bangsa ini,” ujar seorang orator.

Mahasiswa juga mengingatkan kasus tewasnya pahlawan penegak HAM almarhum Munir dan Wiji Tukul, seorang penyair cerdas menyuarakan suara-suara rakyat juga masih belum diketahui keberadaannya hingga kini.

“Jika kawan-kawan sadar sudah beberapa kali kita aksi, namun bagaimana dengan wakil-wakil kita apakah mereka benar-benar mewakili suara dari kita,” kata orator.

Pantauan wartawan di lokasi aksi unjuk rasa, masa demonstran dari BEM se-Kalsel ini juga mengusung sejumlah poster, seperti yang bertuliskan “Suara Rakyat, Suara Tuhan”. Kemudian poster bertuliskan “Kabinet Indonesia Mundur” serta banyak poster lainnya.

Seperti diketahui, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kalsel, selain meresmikan Jembatan Sei Alalak Banjarmasin, juga meresmikan pabrik biodiesel PT Jhonlin Agro Jaya di Kabupaten Tanah Bumbu, serta meninjau vaksinasi Covid-19 di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin.

Agenda peresmian Jembatan Sei Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala serta Trans Kalimantan, yakni Provinsi Kalimantan Tengah, paling ditunggu-tunggu masyarakat banua.

Dengan diresmikannya jembatan Sei Alalak, arus lalu lintas dari Banjarmasin ke Batola atau sebaliknya bisa berjalan lancar dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Kalsel.

Penulis : Eep
Editor : Elpian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *