Meksiko Temukan Situs Arkeologi Suci Ribuan Tahun Lalu saat Bangun Proyek Kereta Maya

MEXICO CITY, KALIMANTANLIVE.COM – Fakta sejarah ini mengejutkan masyarakat Meksiko, para ilmuwan meyakini yang baru mereka temukan merupakan Situs Arkeologi Suci Ribuan Tahun Lalu.

Penemuan pra-Hispanik baru tersebut berupa situs arkeologi suci dan ditemukan di sepanjang rute kontroversial Proyek Kereta Maya Meksiko yang akan menghubungkan negara bagian Yucatan, Quintana Roo, Campeche, Chiapas dan Tabasco.

Para arkeolog dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko mengumumkan menemukan 2.482 struktur, 80 kuburan, 60.000 pecahan keramik, dan 30 bejana lengkap.

Usia artefak bervariasi, dengan yang tertua berasal dari periode Pra Klasik Pertengahan yang dimulai pada 700 SM.

Baca Juga :REKAP FINAL Denmark Open 2021: Kalahkan Kento Momota Viktor Axelsen Juara, Jepang Sabet 3 Gelar

Baca Juga :Buka Masker dan Makan Sambil Berbincang Selama di Pesawat Meningkatkan Risiko Penularan Covid-19

Baca Juga :YLKI Minta Aturan Wajib Tes PCR bagi Penumpang Pesawat Dibatalkan, Duga Ada Permainan Harga

Penemuan terbaru datang dari era Klasik Akhir, sekitar 1.400 tahun yang lalu.

Namun, para arkeolog tidak mengatakan apakah ada jasad yang terganggu atau dihancurkan oleh proyek kereta api, yang di beberapa tempat berada di sepanjang jalur rel yang ada.

Proyek “Kereta Maya” ditentang oleh banyak penduduk, karena rutenya akan dibangun melalui hutan hujan yang terletak di seluruh Semenanjung Yucatan.

Kereta Maya, atau Tren Maya dalam bahasa Spanyol, dirancang khusus untuk mengantar wisatawan ke tujuan populer di Semenanjung Yucatan.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mendorong proyek yang dimulai pada 2018, dengan harapan layanan dimulai pada 2024.

Namun melansir Daily Mail pada Jumat (22/10/2021), proyek tersebut belum memenangkan hati warga, yang melihatnya merusak lingkungan dan situs arkeologi suci.

Situs-situs arkeolog suci tersebut ditemukan di bentangan 140 mil pertama dari total jalur kereta sepanjang 950 mil, yang akan berjalan melingkar di sekitar Yucatan.

Jalur pertama itu membentang dari reruntuhan Maya di Palenque ke persimpangan jalan raya di Escarcega.

Para arkeolog mengatakan mereka menemukan mangkuk dan wadah kendi persembahan yang berasal dari zaman Praklasik (1000 SM–4 00 SM), hingga periode Klasik yang dimulai sekitar 25 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *