BATULICIN, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang perempuan muda ditemukan gantung diri di rumahnya di Kompleks Cipta Kampung Baru Desa Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu.
Akibat peristiwa itu warga geger ketika mengetahui seorang wanita yang ditemukan sudah tak bernyawa lagi.
Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (25/10/2021) sekitar pukul 06.09 Wita, korban bunuh diri bernama Kurniawati (24) warga Desa Wirittasi Kecamatan Kusan Hilir.
Menurut Kasi Humas Polres Tanbu AKP H I Made Rasa didampingi Kapolsek Kusan Hilir Ipda Rachmat, evakuasi dilakukan bersama petugas dan pihak keluarga.
Dari keterangan ibu korban, Salasiah, korban pernah dirawat di RS Sambang Lihum 4 tahun yang lalu selama 4 bulan.
Baca Juga :Pesawat Caravan Smart Air Kecelakaan, Pilot Tewas dan Bandara Ilaga Ditutup
Baca Juga :DAFTAR Lengkap Harga Emas PT Antam yang Naik Jadi Rp929 Ribu per Gram Hari Ini
Baca Juga :Sprinter Ditembak di Rumahnya, Publik Ekuador Bersedih Ikon Negaranya di Olimpiade London 2012 Tewas
Pada tanggal 23 Juni 2021, korban pernah dibawa ke Psikiater RS Sari Mulya untuk memeriksa kepala korban dengan hasil Normal Brain Scan.
Depresi korban bertambah karena ditinggal suami sedangkan korban punya anak umur 10 bulan.
Pada saat korban dalam kondisi hamil, korban pernah pergi meninggalkan rumah untuk mencari bapak dari anak yang dikandungnya.
“Apabila obat yang diberikan oleh dokter habis, maka korban akan mengamuk dan perilaku tersebut juga diketahui oleh tetangga dekat korban,” katanya.
Bahkan, korban pernah berbisik kepada Ibunya selalu mendapat bisikan menyuruh bunuh diri, sedangkan bisikan lainnya menyuruh untuk tidak bunuh diri.
“Si korban pernah menyampaikan ke ibunya bahwa dia ingin mati karena depresi tersebut. Dari perilaku itu membuat Ibu, ayah serta Saudaranya waspada sehingga korban dalam pengawasan keluarga dari benda-benda seperti tali dan benda berbahaya lainnya,” katanya.
Namun, hari ini justru menemukan anaknya sudah tergantung.
Itu diketahui sehabis Salat Subuh atau sekitar pukul 05.20 Wita.
Yang mengetahui pertama kali adalah Ibu kandung korban, saat itu pintu kamar tertutup rapat dan terkunci dari dalam sehingga ibu korban mengintip pada lubang yang terdapat di pintu kamar itu.







