- Sebagai ikrar untuk menjaga persatuan bangsa
Perjuangan para pemuda tidak lepas dari tujuan untuk mempersatukan bangsa Indonesia dari berbagai daerah.
Persatuan tersebut harus dijaga agar bangsa Indonesia yang telah bersatu tidak kembali terpecah belah.
Sumpah Pemuda mewakili tekad para pemuda untuk mempertahankan persatuan dari semua golongan dan kalangan rakyat.
Persatuan dapat terwujud karena memiliki sejarah dan tujuan kemerdekaan yang sama.
- Mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
Bahasa persatuan bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Sumpah Pemuda telah menyatukan semua daerah di nusantara.
Seluruh rakyat Indonesia saling terhubung dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda pada ikrar ketiga memiliki makna kecintaan pada bahasa Indonesia sebagai wujud nasionalisme.
Jika pemuda melupakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa, maka bahasa Indonesia dapat tergeser dengan bahasa-bahasa lain di Indonesia.
Sejarah Sumpah Pemuda
Mengutip laman Kemdikbud, gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI).
PPPI adalah organisasi pemuda yang memiliki anggota pelajar dari seluruh indonesia.
Kemudian PPPI berinisiatif melaksanakan kongres pemuda di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Berikut rangkuman kongres pemuda:
Kongres I – Rapat Pertama (27 Oktober 1928)
Rapat pertama ini merupakan kongres pertama pemuda.
Para pemuda bangsa Indonesia melaksanakan rapat pertama di gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng.







