GAWAT! Bulan Menjauh dari Bumi, Ini Sejumlah Bahaya yang Dialami Umat Manusia

KALIMANTANLIVE.COM – Bulan disebut para ahli bergerak menjauh dari Bumi secara perlahan.

Fenomena pergerakan Bulan yang semakin menjauh dari Bumi itu bakal membawa sejumlah bahaya mulai dari kestabilan Bumi yang akan terganggu, hingga kekacauan pada pola musim.

Pada awal terbentuk, Bulan hanya berjarak 22.500 km dari Bumi, namun saat ini jaraknya berubah menjadi 402.336 kilometer.

Fenomena yang awalnya hanya sebuah kecurigaan, dikonfirmasi pada 1970-an melalui sebuah percobaan menembakkan sinar laser ke cermin yang dipasang di Bulan oleh misi AS dan Soviet.

Pada percobaan tersebut terbukti bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi dengan kecepatan 3,8 sentimeter per tahun. Pergerakan Bulan menjauhi Bumi diduga telah terjadi sejak 1,5 miliar tahun lalu.

Baca Juga :FAKTA Pinjol Ilegal Kotabaru, Polda Kalsel Tetapkan 3 Tersangka, Ini Peran Satu Orang WNA China

Baca Juga :SADIS! Hanya Tak Kerjakan PR, Guru Aniaya Siswa SMP hingga Meninggal, Pelaku Ditahan & Dipecat

Baca Juga :Berusia Lebih 8 Ribu Tahun, Batu Unta di Arab Saudi Ditetapkan sebagai Relief Hewan Tertua di Dunia

Meski bergerak menjauh dalam jarak yang relatif kecil, dalam periode miliaran tahun hal tersebut dapat memberikan bahaya pada Bumi dan isinya.

Posisi Bulan yang semakin menjauh berpengaruh pada periode rotasi Bumi. Pada awal terbentuk, Bumi berotasi dengan periode 5 jam per hari. Namun setelah Bulan menjauh selama 4,5 miliar tahun terakhir, kala rotasi Bumi menjadi 24 jam seperti yang kita kenal sekarang.

Maka dari itu jika Bulan bergerak semakin menjauh dari Bumi, kestabilan Bumi di poros rotasinya dapat terganggu. Hal ini dapat dianalogikan dengan memutar koin. Ketika koin berputar cepat, ia tak terjatuh. Namun ketika putaran makin melambat, lama-lama koin bisa jatuh ke lantai.

Alasan Bulan Menjauhi Bumi dan Dampaknya Bagi Manusia

Dengan prinsip yang sama, saat rotasi Bumi mulai melambat, kestabilan seluruh planet akan goyah secara perlahan dan dapat juga berdampak buruk pada musim di Bumi.

Dampak buruk tersebut meliputi bagian-bagian planet ini yang dapat mengalami perubahan suhu jauh lebih besar daripada yang biasa dialami sepanjang tahun. Bisa jadi suhu di Antarktika sangat beku di musim dingin dan sangat panas di musim panas.

Di masa ini kemungkinan manusia akan mencari cara untuk beradaptasi dengan perubahan iklim ini, atau mungkin menciptakan teknologi yang dapat mempercepat rotasi Bumi. Atau bahkan bermigrasi ke planet lain yang lebih layak huni. Namun sebagian besar hewan dan tumbuhan di Bumi kemungkinan besar akan tewas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *