Pertamina : Antrian di SPBU Banjarmasin Akibat Naiknya Konsumsi BBM Pasca Penurunan Level PPKM

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sales Area Manager Pertamina Kalsel-Teng Drestanto Nandhiwardhana mengatakan terjadinya antrean pada sejumlah SPBU akibat naiknya kebutuhan BBM pasca penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin.

“Aktivitas masyarakat mulai normal, jadi kebutuhan BBM meningkat drastis, dalam 2 hingga 3 minggu ke depan sudah kita antisivasi,” katanya usai melakukan pertemuan dengan Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (28/10/2021).

BACA JUGA :
Ternyata Harga BBM Jenis Ini Alami Kenaikan Sejak 18 September 2021, Ini Penyebabnya

BACA JUGA:
Pertamina Minta Armada BBM dan LPG Bisa Lewat Jembatan Alalak Banjarmasin, Ini Kata DPRD Kalsel

Drestanto menyatakan saat ini konsumsi bahan bakar untuk kebutuhan masyarakat memang naik drastis dikarenakan penurunan level PPKM ke level 2, membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali.

“Sebelumnya pada bulan Juli hingga September masih PPKM level 4, tingkat kebutuhan BBM masih belum ada peningkatan,” ujarnya.

“Saat ini kebutuhan BBM di Kalsel sebanyak 1.750 kilo liter per hari. Pada masa PPKM level 4 kemarin hanya sebanyak 1.400 hingga 1.500 kilo liter per hari,” ujarnya.

Komisi III DPRD Kalsel rapat dengar pendapat bersama PT Pertamina Kalselteng dan Hiswana Migas, Kamis (28/10/2021). (Kalimantalive.com)

Menurut Drestanto, kebutuhan jenis BBM Pertamax dan Pertalit memang paling banyak digunakan kendaraan seperti motor maupun mobil.

“Untuk kuota Pertamax dan Pertalit tidak ada batasan suplai dari Pertamina setiap harinya,” katanya.

Drestanto juga menjamin persediaan atau stok BBM di Kalsel masih aman dan distribusi ke berbagai daerah berjalan lancar.

“Pertamina selalu siap memenuhi kebutuhan di Kalsel, bahkan saat ini kapal-kapal kita sudah masuk,”ucapnya.

Terkait masih adanya pelangsiran BBM di beberapa SPBU di Kalsel sehingga menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM dengan harga normal, Drestanto menyatakan sulit mengawasi hal tersebut.