FAKTA Match-Fixing di Indonesia, Ada 4 Skandal Pengaturan Skor yang Terjadi di Sepak Bola Kita

KALIMANTANLIVE.COM – Terbaru, skandal match-fixing atau pengaturan skor terjadi di babak penyisihan grup Liga 2 2021.

Hal itu menjadikan kasus pengaturan skor mencuat lagi di sepak bola Indonesia.

Klub Perserang Serang diduga terlibat dalam match-fixing saat melawan beberapa tim pada babak penyisihan Grup B Liga 2.

PSSI pun akan menindak tegas terkait skandal pengaturan skor yang melibatkan klub Perserang Serang.

Baca Juga :KRONOLOGI Pengaturan Skor, Pelatih dan 5 Pemain Perserang, PSSI Akan Tindak Tegas

Baca Juga :HASIL & Klasemen Liga Spanyol, Duo Madrid Apes, Atletico Gagal, Real Madrid Hanya 24 Jam di Puncak

Baca Juga :HASIL Liga Italia Napoli vs Bologna – Lorenzo Insigne Beraksi, Napoli Usir AC Milan dari Puncak Klasemen

Adapun jauh sebelum itu, sepak bola Indonesia pernah beberapa kali diterjang skandal pengaturan skor.

Berikut ini empat skandal pengaturan skor yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia.

1. Pengaturan skor terbesar pada laga Persebaya vs Persipura

Pengaturan skor terbesar terjadi pada laga Persebaya vs Persipura di kompetisi Divisi Utama Perserikatan musim 1987-1988.

Di pertandingan tersebut Persebaya sengaja mengalah dengan skor 0-12 dari Persipura untuk menjegal PSIS Semarang sebagai bentuk balas dendam.

Dilansir dari laman Juara.Bolasport.com, dendam tersebut muncul lantaran pada Divisi Utama Perserikatan 1985/1986 Persebaya merasa dikecewakan oleh PSIS karena mengalami kekalahan dari PSM Makassar yang menjadi pesaing utama Bajul Ijo sehingga tidak bisa lolos ke babak enam besar.