2. Pengaturan skor di laga timnas Indonesia melawan Thailand
Pengaturan skor bukan hanya terjadi pada klub sepak bola Tanah Air saja, tetapi juga terjadi pada tim nasional Indonesia.
Kala itu, Thailand dan Indonesia saling berhadapan untuk menentukan juara Grup A dan peringkat kedua.
Pemenang antara laga Indonesia dan Thailand akan melawan Vietnam di babak semifinal Piala Tiger 1998.
Anehnya bukan saling mengalahkan, Indonesia dan Thailand malah sama-sama mengincar kekalahan agar tidak bertemu tuan rumah Vietnam yang tengah begitu menakutkan.
Kala itu Mursyid Effendi menjadi pemain pertama yang sengaja melakukan gol bunuh diri yang membuat Thailand merespon dengan melakukan tindakan serupa. Hasil akhirnya Indonesia kalah 2-3 dari Thailand.
Setelah laga tersebut, kedua tim mendapat sanksi dari FIFA. Sementara, Mursyid Effendi mendapat larangan tampil di pentas internasional seumur hidup.
3. Gol bunuh diri laga PSS Sleman vs PSIS Semarang pada 2014
Duel PSS Sleman melawan PSIS Semarang pada laga delapan besar Divisi Utama yang digelar di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, 26 Oktober 2014 lalu, terlibat skandal pengaturan skor. Laga tersebut dikenal dengan istilah “sepak bola gajah”.
Pada laga tersebut PSS Sleman menang 3-2 atas PSIS Semarang. Namun, bukan perkara skor yang membuat laga tersebut disebut “sepak bola gajah”.
Akan tetapi, laga tersebut disebut “sepak bola gajah” lantaran lima gol itu semuanya tercipta dari bunuh diri.
Pada laga tersebut kedua tim sama-sama sengaja mencetak gol bunuh diri agar lawannya unggul.
Diduga PSS dan PSIS sama-sama menghindari menjadi juara Grup N agar terhindar dari runner-up Grup P, yakni Borneo FC.
Borneo FC kala itu dianggap sebagai lawan terberat di semifinal Divisi Utama musim 2014 dari sisi teknis dan juga lawan menakutkan dari segi nonteknis saat bermain sebagai tuan rumah.







