“Atau yang tidak ada menjadi ada, seperti orang yang diam tiba-tiba atau ada bagian tubuh yang bergerak-gerak sendiri dan terjadi secara tiba-tiba, kita harus waspadai itu sebagai stroke,” lanjut dr Dodik.
Selain itu, dr Dodik juga menegaskan kondisi stroke ini bisa dialami oleh siapa saja.
Termasuk pada orang dengan demensia vaskular atau orang yang pelupa.
“Orang-orang dengan gangguan kognisi juga bisa, orang dengan demensia vaskular, dan orang yang pelupa. Sebab, pembuluh otaknya itu bisa terkena gangguan (jadi tanda stroke). Jadi, harus waspadai segala perubahan yang terjadi secara tiba-tiba, itu bisa menjadi tanda dari stroke,” pungkasnya.
Penulis: Maulana
Editor: M Khaitami







