Namun, tembakan yang dilesakkan dari dalam kotak penalti Indonesia itu dapat ditepis oleh Ernando Ari.
Australia sempat memberikan ancaman lagi lewat aksi Lachlan Brook pada menit ke-42. Akan tetapi, Ernando Ari dapat kembali membuat penyelamatan gemilang.
Skor pun tak berubah dan Australia unggul 1-0 atas Indonesia.
Butuh tiga gol untuk melaju ke Piala Asia, timnas U23 Indonesia langsung tancap gas pada babak kedua.
Kombinasi umpan-umpan pendek Hanis Saghara-Witan Sulaeman lalu mengalir ke Ramai Rumakiek yang bergerak ke sisi kanan.
Ramai Rumakiek kemudian melepaskan crossing mendatar yang berbahaya. Namun, wasit meniupkan peluitnya karena sang pemain berada di posisi offside.
Garuda Muda terus menunjukkan permainan agresif dengan tekanan dan upaya membangung sedangan yang dibuat.
Namun, Asnawi Mangkualam dkk belum mampu menembus pertahanan Australia yang begitu kolektif.
Di sisi lain, Olyroos kembali mengancam lewat tendangan memutar Patrick Wood di dalam kotak penalti Indonesia pada menit ke-60.
Beruntung bagi Indonesia, sepakan Patrick Wood belum berbuah hasil lagi karena melebar ke siri kiri.
Pada menit ke-71, Patrick Wood kembali beraksi dengan mengirimkan umpan pendek ke Jacob Italiano.
Sambil berlari ke dalam kotak penalti, Jacob Italiano lalu melepaskan tembakan mendatar ke arah kanan.
Ernando Ari tampil begitu gemilang dalam laga ini. Tambakan jarak dekat Jacob Italiano itu pun berhasil dia tepis sehingga mencegah Indonesia semakin tertinggal.
Ini adalah tembakan Australia kelima yang dapat dihalau Ernando Ari.
Empat menit berselang, timnas U23 Indonesia mendapatkan peluang terbaik lewat situasi serangan balik.
Berawal dari umpan terobosan Rachmat Irianto, Witan Sulaeman dapat menerimanya dan menggiring bola dengan cepat di sisi kanan.
Witan lalu sampai di depan kotak penalti Australia dan punya peluang bagus untuk menuntaskan peluang.
Namun, pemain berusia 20 tahun itu lebih memilih melakukan umpan ke Bagus Kahfi yang kemudian langsung dipotong oleh kiper Australia, Nicholas Shuman.
Timnas U23 Indonesia terus berupaya dengan keras untuk membongkar pertahanan Australia.
Perubahan strategi pun telah dilakukan oleh Shin Tae-yong agar Garuda Muda dapat mencetak gol.
Salah satu upaya Garuda Muda kembali berbuah ancaman dengan dua kali tembakan beruntun yang dilesakkan Ramai Rumakiek dan Ronaldo Kwateh.
Namun, kemelut di dalam kotak penalti Australia tersebut masih dapat diblok oleh pemain Australia.
Timnas U23 Australia yang konsisten menunjukkan pertahanan yang disiplin pada akhirnya dapat mempertahankan keunggulan.
Australia pun menang 1-0 atas Indonesia dan berjaya 4-2 secara agregat sehingga melaju ke putaran final Piala Asia U23.









