KALIMANTANLIVE.COM – Sampai pagi ini, Senin (1/11/2021) kepolisian masih kesulitan menentukan identitas kedua korban yang diduga ibu dan anaknya itu lantaran berbagai hal termasuk sidik jari yang rusak.
Selain itu, polisi juga menemukan celana dan topi bayi di lokasi tempat dua jenazah tanpa identitas yang ditemukan pada Sabtu (30/10) sore.
Celana dan topi tersebut ditemukan saat petugas dari Polsek Alak dan tim identifikasi Polres Kupang Kota melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang pada Minggu (31/10) siang.
“Iya, ada topi dan celana bayi yang kita temukan”, kata Kapolsek Alak Kompol Tatang Panjaitan, saat dihubungi CNNIndonesia.com Minggu (31/10) sore.
Baca Juga :Oknum Suporter City Asal Indonesia Lakukan Serangan Rasial ke Wilfried Zaha, MCSCI Angkat Bicaraes
Baca Juga :Gara-gara Menolak Diajak Jalan-jalan, Sopir Truk Marah dan Siram Pacarnya dengan Air Keras
Baca Juga :Uji Tabrak ASEAN NCAP, Generasi Baru Honda Civic Raih 5 Bintang, Hadir di Gaikindo IIMS
Temuan tersebut dibawa polisi untuk dianalisa, dugaan sementara topi dan celana bayi tersebut milik jenazah bayi karena ditemukan dalam kantong plastik warna hitam di lokasi kedua jenazah tersebut terbungkus saat ditemukan.
Menurut Tatang olah TKP tim identifikasi Polres Kupang Kota dan penyisiran petugas polsek Alak kembali dilakukan untuk mencari petunjuk identitas kedua mayat yang kini berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully.
Disampaikan Tatang, olah TKP dan penyisiran kembali dilakukan pada Minggu (31/10) siang karena pada saat pertama kali kedua jenazah ditemukan kondisi sudah gelap hingga menyulitkan petugas.
Tatang mengakui pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas dua jenazah itu, wanita dewasa berusia sekitar 20-30 tahun dan dan bayi laki-laki yang berusia 1-3 tahun.
Dia menjelaskan kesulitan pengungkapan identitas karena kedua jenazah sudah membusuk, bahkan sidik jari sudah tidak bisa ditemukan.
“Ini menjadi salah satu kesulitan kita untuk mengungkap identitas kedua jenazah tersebut, sidik jarinya tidak ditemukan lagi”, jelas Tatang.
Dia menyatakan, kedua jenazah sudah diautopsi pada Sabtu (30/10) malam oleh tim dokter di Rumah Sakit Bhayangkara, namun hasilnya akan diterima beberapa hari lagi.







