Gelandang asal Inggris itu kemudian menggulirkan bola ke Havertz yang begerak ke kiri.
Seusai mendapatkan bola, Havertz menuntaskan peluang dengan chip ball yang dari jarak dekat.
Sayang, ruang tembaknya terlalu sempit sehingga dapat dihalau Dahlin.
Chelsea terus menggempur pertahanan Malmo. Bahkan, Marcos Alonso beberapa kali dapat maju ke depan dan melepaskan tembakan.
Namun, upaya-upaya Chelsea selalu berakhir buntu.
Pun demikian dengan Malmo yang punya peluang emas lewat tendangan voli Antonio Colak yang masih melebar pada akhir babak pertama.
Malmo dan Chelsea pun berimbang 0-0 saat turun minum.
Laga berlanjut, Chelsea masih menguasai jalannya pertandingan. Di sisi lain, Malmo dapat meningkatkan tekanan.
The Blues kembali membuat peluang emas pada menit ke-54.
Kali ini, Loftus-Cheek beraksi di sisi kanan, mengecoh pemain lawan, dan melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti.
Akan tetapi, laju bola yang cukup kencang itu juga masih bisa ditahan oleh Dahlin.
Setelah berbagai upaya, Chelsea akhirnya dapat membuka skor yang dicetak oleh Hakim Ziyech pada menit ke-56.
Proses gol berawal dari permainan satu dua Havertz dan Hudson-Odoi di sisi kanan.
Hudson-Odoi lalu menggiring bola dengan cepat dan mengirimkan umpan mendatar ke dalam kotak penalti Malmo.
Si kulit bundar melewati satu pemain lawan dan dituntaskan Ziyech dengan sontekan yang merobek gawang Malmo.
Unggul 1-0 membuat Chelsea semakin dominan atas Malmo. The Blues bahkan hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-68.
Melalui situasi tendangan sepak pojok, Thiago Silva dan melakukan tandukan yang on target.
Beruntung bagi Malmo, Anel Ahmedhodzic yang berada di sisi gawang yang kosong dapat melakukan clearance lewat sundulannya.
Sementara itu, Loftus-Cheek yang menjadi jenderal lapangan tengah The Blues dalam laga ini kembali menunjukkan kepiawaiannya.










