- Pulau Farallon
Pulau ini terletak di Amerika Serikat, tepatnya di teluk San Fransisco.
Pulau Farallon merupakan salah satu pulau yang terlarang untuk dikunjungi.
Alasannya adalah banyaknya hewan-hewan besar dan buas di perairan sekitar Pulau Farallon.
Pulau ini juga pernah menjadi tempat pembuangan sisa nuklir oleh pihak militer Amerika Serikat dari tahun 1946 hingga 1970.
Selama periode itu, diperkirakan terdapat puluhan ribu galon sisa nuklir yang dibuang di perairan sekitar pulau tersebut.
Sisa-sisa nuklir tersebut ditakutkan sangat membahayakan manusia.
Pemerintah Amerika Serikat pernah melakukan upaya pembersihan sampah nuklir tersebut namun tidak berhasil.
Radiasi nuklir dan banyaknya hewan buas nan besar menjadi alasan mengapa pulau ini menjadi salah satu pulau yang terlarang untuk dikunjungi.
- Pulau Ular
Ilha Da Queimada Grande adalah nama asli dari pulau ini.
Pulau ini terletak di lepas pantai samudera Atlantik Brazil.
Pulau ini, terlihat dari namanya menjadi terlarang untuk dikunjungi karena dihuni banyak ular, diperkirakan ada sekitar 1-5 ular setiap 1 meter persegi.
Ular-ular yang terdapat di pulau ini bukan hanya ular-ular biasa, namun ular-ular yang memiliki bisa paling mematikan.
Salah satu ular paling mematikan yang terdapat di pulau ini adalah ular Golden Lancehead, ular ini adalah penyebab dari 90% kematian akibat gigitan ular di Brazil.
Pulau ini hanya boleh dikunjungi oleh peneliti untuk kepentingan ilmu pengetahuan.
- Pulau Sentinel Utara
Pada November 2018 seorang misionaris asal Amerika Serikat, John Allen Chau, dihujani panah sampai terbunuh saat sedang mencoba untuk berkomunikasi dengan suku yang terdapat di Pulau Sentinel Utara.
Pulau ini sudah sejak lama mengisolasi diri dari dunia luar dan menyerang siapa saja yang mencoba untuk mendatangi mereka.
Pulau Sentinel Utara terletak di teluk Benggala, India.
Suku asli pulau ini dikatakan pernah memiliki pengalaman pahit dengan salah satu komandan Inggris yang pernah menculik satu keluarga dari Pulau Sentinel Utara untuk memuaskan hasratnya dalam bidang fotografi.
Hal ini dipercayai sebagai penyebab mengapa masyarakat Pulau Sentinel Utara menutup kontak dengan dunia luar.
Pada akhir dekade 90-an, pemerintah India resmi mengeluarkan peraturan yang melarang publik untuk mengunjungi pulau tersebut.
(M Khaitami/brainberries)








