2. Pasir bentonite
Pasir bentonite atau biasa juga disebut dengan nama pasir gumpal atau pasir wangi. Sesuai namanya, pasir ini akan menggumpal ketika terkena air pipis kucing, karena memiliki daya serap yang bagus.
Kelebihan lain pasir ini adalah aroma yang beraneka ragam, seperti wangi buah, bunga, kopi dan banyak lagi lainnya, sehingga bisa mengurangi bau kotoran kucing.
3. Pasir kristal
Pasir kucing satu ini disebut pasir kristal karena buliran-bulirannya yang menyerupai kristal.
Pasir kristal merupakan pilihan yang cocok untuk kamu yang sibuk, sehingga jarang bisa membersihkan kotoran kucing.
Selain memiliki daya serap sampai dengan 40 kali berat kucing sendiri, pasir ini juga tidak berdebu. Akan tetapi, kamu harus sangat berhati-hati ketika menggunakan pasir kucing jenis ini.
Selain berisiko tinggi tertelan oleh si kucing, pasir ini juga memiliki sisi tajam yang agak runcing. Selain itu, pasir kristal juga mudah menempel di kaki kucing dan kurang cocok untuk anak kucing.
4. Pasir organik
Pasir organik kucing tidaklah terbuat dari pasir, melainkan beberapa macam bahan seperti kertas, serbuk kayu, jagung, tahu, atau gandum.
Kelebihan pasir ini adalah menyerap bau secara alami dan bebas debu sehingga aman untuk kucing yang memiliki masalah pernapasan.
Jenis pasir kucing ini juga aman apabila dibuang ke dalam kloset. Jika dibuang di tanah, pasir ini juga dapat menjadi penyubur tanaman.
Nah, itulah beberapa jenis pasir kucing yang biasa digunakan dan bisa kamu pilih untuk menampung kotoran kucing. Setiap pasir kucing memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jadi, pilihlah yang menurutmu paling cocok.
editor : NMD
sumber : kompas.com










