Petenis Cantik No 1 Dunia Ini Mengaku Dipaksa Berhubungan Seks oleh Eks Wakil PM China

KALIMANTANLIVE.COM – Pengakuan mengejutkan datang dari eks petenis ternama China Peng Shuai.

Petenis cantik yang pernah menduduki tahta no 1 tenis ganda putri dunia ini mengaku pernah dipaksa berhubungan seksual oleh eks Wakil Perdana Menteri, Zhang Gaoli.

Peng adalah pemain ganda nomor satu dunia pada tahun 2014.

Ia merupakan petenis Tiongkok pertama yang mencapai peringkat teratas, setelah memenangkan gelar ganda di Wimbledon pada 2013 dan Prancis Terbuka pada 2014.

Peng menyampaikan pengakuan mengejutkannya itu dalam unggahannya di akun media sosial China, Weibo.

Ia mengatakan dia sempat menjalin hubungan dengan Zhang sepuluh tahun lalu.

Menurut tangkapan layar akun Weibonya yang terverifikasi, Peng, mengatakan Zhang Gaoli memaksanya melakukan hubungan badan meski akhirnya keduanya sempat memiliki hubungan kasih.

# Baca Juga :UPDATE Hasil Lengkap Hylo Open 2021 – Praveen/Melati Masih Aman & Marcus/Kevin Penutup yang Manis

# Baca Juga :HASIL Man City Vs Club Brugge Liga Champions: Usai Berpesta The Citizen di Puncak Klasemen, PSG Ke-2

# Baca Juga :PREDIKSI LINE UP Persela vs Persib Liga 1 Hari Ini, Esteban Absen Marc Klok Main, LIVE Indosiar

“Mengapa Anda harus kembali kepada saya, membawa saya ke rumah Anda memaksa saya berhubungan seksual dengan Anda?” tulis Peng di media sosialnya, Selasa ( 2/11) pukul 22.00 waktu setempat.

Ia lalu melanjutkan, “Ya saya tidak punya bukti dan tidak mungkin memiliki bukti.”

Dalam ceritanya, perempuan yang kini berusia 35 tahun itu tak bisa mendeskripsikan betapa menjijikan dirinya hingga mempertanyakan eksistensinya sebagai manusia.

“Saya tidak bisa menggambarkan betapa jijiknya saya, dan berapa kali saya bertanya pada diri sendiri apakah saya masih manusia? Saya merasa seperti mayat berjalan. Setiap hari saya bertanya, siapa saya yang sebenarnya?” ucap Peng.

Zhang dan Peng memulai hubungan saat ia bertugas di Tianjian antara tahun 2007-2012.

Menurut Peng, Zhang pertama kali melakukan pemaksaan berhubungan badan setelah mengundangnya ke lapangan tenis bersama istrinya, sekitar 10 tahun lalu.

“Sore itu saya awalnya tidak setuju dan menangis sepanjang waktu,” tulis Peng.

Setelah makan malam bersama pasangan itu, Peng mengaku terus dibujuk Zhang untuk melakukan hubungan seks hingga pada akhirnya mengalah.