Ulasan pertandingan
Pasangan Indonesia, Faizal/Gloria memulai servis lebih dulu, di awal gim pertama ini Faizal/Gloria memainkan smash keras untuk menyerang pertahanan wakil Thailand, Puavaranukroh/Sapsire.
Serangan yang dibuat Faizal/Gloria belum menemui hasil selepas mereka tertinggal 4-6 oleh Puavaranukroh/Sapsire.
Namun, tekanan yang dilakukan Faizal/Gloria baru terbukti ampuh seusai mereka dua kali mampu menyamakan angka. Tapi, pukulan dari Puavaranukroh/Sapsire tampak lebih efektis, dengan penempatan-penempatan bola yang akurat.
Berkat hal tersebut Puavaranukroh/Sapsire berhasil merebut interval gim pertama dengan skor 11-10.
Namun, secara mengejutkan Faizal/Gloria dapat unggul lima angka setelah smash kerasnya merobek pertahanan Puavaranukroh/Sapsire 16-11.
Momentum ini pun dimanfaatkan kedua pasangan ganda campuran Indonesia ini untuk mendulang poin demi poin hingga merebut gim poin 20-14.
Namun, Faizal/Gloria malah menyia-nyiakan match point sehingga memaksa gim pertama dilanjutkan deuce 20-20. Tapi, pasangan ini terselamatkan seusai merebut gim pertama dengan skor 22-20 melalui smash keras Faizal.
Serangan Puavaranukroh/Sapsire terasa lebih pasti, pukulan dropshotnya kerap menyulitkan Faizal/Gloria untuk membalikkan shuttlecock. Berulang kali pukulannya tak mampu dikembalikan nama kedua, alhasil membuat Puavaranukroh/Sapsire berhasil merebut interval gim kedua.
Permainan Faizal/Gloria mulai terbaca oleh Puavaranukroh/Sapsire, ada satu momen di mana pasangan Thailand telah bergerak lebih dulu sebelum pukulan dari Faizal/Gloria sampai ke area pertahanan mereka, skor pun menjadi 9-14.
Ketika ingin mengejar poin, Faizal/Gloria justru melakukan kesalahan sendiri, Puavaranukroh/Sapsire, menjadi begitu mudah mencetak angka.
Di jilid kedua mengejar angka ini, pertahanan Faizal/Gloria patut diacungi jempol sebab smash keras dari pasangan Thailand terus menerus dikembalikan oleh mereka. Tapi, tak menjamin keunggulan atas nama wakil Indonesia ini.
Gim kedua pun usai dan Puavaranukroh/Sapsire merebut gim tersebut dengan skor 21-16.
Di gim ketiga, kedua pasangan saling kejar mengejar angka, serangan-serangan mematikan ditambbah pukulan-pukulan ciamik tak dapat terhindarkan di awal gim ketiga.







