kalimantanlive.com – Sering kali ada anggapan bahwa penderita diabetes tidak boleh makan buah.
Padahal, diabetesi tidak perlu menghindari semua buah, tetapi hanya perlu membuat pilihan cerdas.
Buah memang mengandung gula alami.
Hanya, diabetesi perlu memilih buah yang cocok sesuai kondisi mereka.
Buah, seperti banyak makanan lainnya, juga dapat meningkatkan gula darah.
Lonjakan gula darah yang sering dapat meningkatkan A1C, atau ukuran seberapa tinggi rata-rata gula darah seseorang.
Semakin tinggi level A1C, maka semakin buruk pula kondisi tubuh.
“Semua buah memiliki kualitas yang sehat, bahkan jika Anda menderita diabetes,” kata Ahli Diet OnPoint Nutrition, Zoe Fienman RD LDN CDE.
Buah dipenuhi dengan serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Baik buruknya buah untuk diabetesi tergantung pada kandungsn gula dan indeks glikemik-nya.
Indeks ini mengacu pada tingkat di mana makanan dicerna dan diserap ke dalam aliran darah.
“Jika lebih tinggi, itu berarti makanan lebih cepat rusak yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat,” kata Fienman, dilansir dari All Recipes, Sabtu (6/11).
Seorang dengan diabetes mungkin dapat mentolerir pisang tanpa lonjakan gula yang besar.
Sementara yang lainnya mungkin harus menghindarinya sama sekali.b
Tentu saja, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli diet terdaftar saat mencari tahu pola makan yang tepat untuk mengelola diabetes dan gula darah.
Buah Terburuk untuk Penderita Diabetes
Fienman merekomendasikan untuk memikirkan ukuran porsi buah utuh (seperti apel) seukuran bola tenis dan potong buah menjadi beberapa bagian.










