KALIMANTANLIVE.COM – Kemunculan wabah flu burung H5 pertama ditemukan di sebuah unit peternakan kecil di Inggris tengah, seperti dikonfirmasi oleh kementerian peternakan setempat.
Secara global flu burung yang sangat patogen dilaporkan selain muncul di Inggris juga di Polandia, Senin (8/11/2021).
Di Inggris, semua unggas di tempat yang telah terpapar, di dekat Alcester di Warwickshire, bakal dimusnahkan.
Wabah ini muncul kurang dari sepekan setelah Inggris menyatakan Zona Pencegahan Flu Burung nasional, yang memerintahkan pemilik ternak dan burung agar memperketat langkah biosekuriti.
Jenis H5N1 sebelumnya juga telah dikonfirmasi di kawanan ayam belakang halaman di Wales utara, di antara burung-burung yang ditangkap di Skotlandia timur dan di pusat penyelamatan burung di Inggris tengah.
Pada hari yang sama, Polandia juga melaporkan beberapa wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen di peternakan dengan total hampir 650 ribu unggas, menurut keterangan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE).
# Baca Juga :Rachel Vennya Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Kabur dari Karantina Hari Ini, Lalu 2 Anggota TNI AU?
# Baca Juga :China Kembali Dihantui Penyebaran Wabah Covid, Kini Sudah Menyebar ke 20 Provinsi
# Baca Juga :Sinovac bagi Anak 3 Tahun Belum Mendapat Izin, BPOM Mengaku Tunggu Data Lengkap
Sebagaimana dilansir AFP, Polandia adalah produsen unggas terbesar di Uni Eropa.
Lima wabah flu burung yang terjadi, empat di antaranya di peternakan kalkun penggemukan dan satu di peternakan ayam broiler, ditemukan di bagian timur negara itu.
Sementara yang lain, kata OIE, ditemukan di peternakan kalkun dan angsa di bagian barat negara itu.
Flu burung, yang paling sering dibawa dari satu negara ke negara lain melalui migrasi burung liar, telah menyebar dengan cepat di Eropa.
Virus ini telah menyebar ke seluruh Eropa selama beberapa minggu terakhir dengan wabah di beberapa negara termasuk Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Denmark.










