MAGELANG, KALIMANTANLIVE.COM – Persija Jakarta sementara bertengger di posisi kesembilan klasemen sementara Liga 1 2021-2022 dengan total 15 poin.
Total poin 15 itu hanya terpaut enam poin dari tim penghuni zona degradasi.
Di tengah kondisi yang belum stabil itu Persija harus dihadapkan dengan tantangan baru, yaitu jadwal berat di Seri III Liga 1 2021-2022.
Dengan jadwal yang ada, Persija membutuhkan sebuah gebrakan jika tidak ingin merosot lebih dalam di tangga klasemen.
Hingga pekan ke-11 Liga 1, performa Macan Kemayoran, julukan Persija, belum bisa disebut mengalami perubahan.
Tim masih berkutat dengan masalah yang terjadi pada seri 1, yaitu soal konsistensi.
# Baca Juga :Dugaan Pengaturan Skor Liga 1 Liga 2, Menpora dan Kapolri Bakal Aktifkan Satgas Anti Mafia Sepakbola
# Baca Juga :HASIL Liga 1 2021 Persija Jakarta Vs Barito Putera, Macan Kemayoran Gagal Menang, Motta Gagal & Rakic Sukses
# Baca Juga :PREDIKSI LINE UP Persela vs Persib Liga 1 Hari Ini, Esteban Absen Marc Klok Main, LIVE Indosiar
Performa tim fluktuatif tidak bisa terprediksi. Terkadang, Marko Simic dkk bisa menampilkan permainan taktis, tetapi terkadang tim terlihat kikuk dengan banyak memperagakan kesalahan.
Di Seri II kemarin, Persija hanya mampu menambah lima poin dengan statistik pertandingan yang semakin menurun di tiga laga terakhir.
Belum lagi mereka harus menutup seri dengan cara yang tidak menyenangkan saat melawan Barito Putera.
Tendangan penalti Marco Motta pada pengujung laga gagal dieksekusi yang memupuskan harapan mereka menutup seri dengan kemenangan.
Kini, dengan segala permasalahan yang ada, Persija dihadapkan tantangan berat Seri III.
Delapan jadwal sudah dirilis yang akan mempertemukan Persija dengan Persib Bandung, Bali United, Borneo FC, Persikabo 1973, PSM Makassar, Bhayangkara FC, PSIS Semarang, dan Persipura Jayapura.
Persija akan membuka Seri III Liga 1 dengan melawan Persib Bandung, rival yang kini kokoh bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan 25 poin.
Berdasarkan dua seri sebelumnya, hasil pertandingan pembuka bisa menjadi tolok ukur performa Macan Kemayoran untuk satu seri ke depan.







