KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Jokowi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali selama dua pekan, 9 hingga 22 November 2021.
Untuk melihat data terbaru kabupaten/kota berstatus level 3, 2 dan 1 di luar Jawa-Bali setelah PPKM diperpanjang. Berikut daftarnya di akhir artikel.
Untuk Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang masuk Level 1 (satu) cuma Kabupaten Tanahbumbu sementara Kota Banjarmasin masih berkutit di Level 2.
Sedang di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang masuk Level 1 cuma Kabupaten Pulang Pisau.
# Baca Juga :Sinovac bagi Anak 3 Tahun Belum Mendapat Izin, BPOM Mengaku Tunggu Data Lengkap
# Baca Juga :UPDATE Dugaan Pencabulan Ayah Terhadap 3 Anaknya di Luwu Timur, Polisi Belum Juga Temukan Bukti
# Baca Juga :Rumah Orangtua Aktivis Papua Veronica Koman 2 Kali Kena Teror, Suara Bom Terdengar Satu Gang
“Perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali pada periode 9 November sampai dengan 22 November 2021 atau diperpanjang dua minggu,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto, Senin (8/11/2021), dikutip dari laman resmi Setkab.
Berdasarkan asesmen yang dilakukan, dari 27 provinsi di luar Jawa Bali, sudah tidak ada provinsi yang berada di level 4 dan 3.
Sedangkan untuk provinsi dengan level 2 sebanyak 22 provinsi dan 5 provinsi di level 1.
Adapun untuk tingkat kabupaten/kota, jumlah daerah dengan asesmen level 1 meningkat menjadi 151 kabupaten (kab)/kota, level 2 sebanyak 231 kab/kota, level 3 tersisa 4 daerah, dan tidak ada daerah di level 4.
Kemudian berdasarkan cakupan vaksinasi, imbuh Menko Ekon, baru enam provinsi di luar Jawa-Bali yang memiliki capaian dosis pertama melebihi capaian nasional yang sebesar 60,11 persen.
“Dari segi vaksinasi, baru 6 provinsi yang di atas nasional, yaitu Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kaltara, Kaltim, NTB, dan Sulut, sementara provinsi lain capaiannya di bawah nasional,” ujarnya.
Oleh karena itu, ujar Airlangga, untuk kriteria penetapan level PPKM pada periode kali ini selain berdasarkan level asesmen situasi pandemi juga ditambahkan capaian vaksinasi dosis pertama.









