PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah rumah warga di Desa Kurau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali terdampak.
Pasalnya, siklus pasang besar air laut kembali terjadi di Desa Kurau.
Meski telah terbiasa menghadapi banjir akibat luapan pasang besar air laut (rob), namun tetap saja hal tersebut merepotkan warga Kurau yang rumahnya terdampak.
Apalagi pasang naik ait laut tersebut terjadi saat malam.
Mereka yang kediamannya kebanjiran pun terjaga, bahkan ada yang begadang hingga dinihari menjelang subuh.
# Baca Juga :Shah Rukh Khan Takut Keselamatan Anaknya Setelah Terlibat Narkoba, 4 Hari Hanya Minum Kopi
# Baca Juga :485 Aset Termasuk Mobil Milik Pemkab Balangan Bakal Dilelang Desember 2021, Ayo Siapa Mau Beli!
# Baca Juga :RINCIAN Harga Emas Antam Hari Ini 10 November 2021, 1.000 Gram Cuma Rp 917.955.000
Termasuk Camat Kurau Zulpuadin yang juga turut turun ke lokasi.
“Saya sampai sekitar pukul 02.00 Wita baru balik kanan dari lokasi yang terdampak rob,” ucapnya, Rabu (10/11/2021).
Ia menyebutkan rumah-rumah warga yang terdampak umumnya berada di bantaran sungai setempat seperti Jalan Ibdah, Jalan Mawar, dan Jalan Swadaya.
Jumlah rumah yang terdampak, sebutnya, di RT 2 Jalan Mawar sebanyak enam unit rumah, di RT 4 Pasar sebanyak empat unit, di RT 5 Jalan Ibadah sebanyak 15 unit rumah, dan di RT 13 Jalan Mawar sebanyak tiga unit
“Sepertinya malam ini bakal tinggi lagi dan bakal lebih banyak yang terdampak,” ucap Zulpuaddin.
Ia memprediksi puncak rob bakal terjadi Kamis malam.
Rob dikatakannya telah berlangsung sejak tiga malam lalu.
Biasanya hari kelima atau keenam yang merupakan puncak rob.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com










