JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Beredar video adanya kericuhan antara detensi imigran (deteni) dengan petugas Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Jakarta, pada Selasa siang.
Bersamaan dengan kericuhan itu ditemukan seorang warga negara asing (WNA) sudah tak bernyawa.
Reskrim Polres Metro Jakarta Barat pun mendatangi Rudenim Jakarta, di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat.
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan kunjungan tersebut terkait beredarnya sebuah video beredar diduga terjadi keributan di dalam Rudenim Jakarta.
# Baca Juga :Kiamat Internet Bakal Terjadi di Bumi Imbas Badai Matahari Super, Lalu Kapan Waktunya?
# Baca Juga :Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Jerman Hadapi Gelombang Keempat
# Baca Juga :NIKMATI 17 Tikungan Tajam di Sirkuit Mandalika, Presiden Jokowi: Saya Kira Sulit-sulit, Tapi
# Baca Juga :Sebanyak 60 Praktisi Humas Ikuti Training Public Relations Managament PWI Kalsel
“Kalau perkara itu, memang sempat ada insiden, makanya kami ke sana supaya kondusif ya situasinya,” ujar Joko saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (13/11/2021).
Selain karena beredar video tersebut, diketahui seorang warga negara (WN) Nigeria meninggal dunia di dalam sana.
Tubuh KC (35) ditemukan tergeletak begitu saja di dalam Rudenim pada Selasa (9/11/2021) pukul 12.20 WIB.
Namun demikian, pihaknya belum memeriksa saksi-saksi soal kemungkinan keterkaitan antara kematian KC dengan dugaan keributan tersebut.
Kata Joko, polisi masih menunggu hasil otopsi jenazah KC.
“Kami belum periksa saksi, tapi kami (perlu) pastikan dulu, yang meninggal itu apa penyebabnya,” kata dia.
“Jenazah sudah dibawa ke RSCM, nanti kita tunggu kalau memang ada bekas pemukulan atau kekerasan baru kita periksa,” lanjut dia.







