kalimantanlive.com – Selain nasi, kita juga sering mengonsumsi roti untuk sarapan pagi baik itu dipanggang atau sekedar diolesi selai dan mentega.
Saat membeli roti, kebanyakan roti disimpan dalam plastik, dan biasanya roti tak bisa bertahan lama karena sering berjamur.
Setelah membeli, jangan disimpan dalam plastik pembungkusnya.
Lakukan trik berikut ini agar roti tawar bisa awet dan tidak berjamur dalam waktu yang lama.
Jika Anda masih menyimpan roti tawar dengan plastiknya, mulai hari ini Anda harus menghentikannya.
Kebiasaan menyimpan roti dengan menggunakan plastik pembungkusnya, rupanya jadi biang keladi roti tawar mudah berjamur.
Lalu bagaimana cara yang tepat menyimpan roti tawar?
- Simpan roti dalam bungkus kertas
Roti tawar yang baru saja dipanggang, baik untuk dimakan hingga dua sampai tiga hari.
Kalau ingin menyimpannya lebih lama, harus menyimpan roti tawar dengan kertas pembungkus.
Menurut Kepala Toko Sullivan Street Bakery di Miami, Madelyn Ostern, kertas pembungkus lebih baik dalan menjaga kelembapan roti dibandingkan plastik.
BACA JUGA: Sepuluh Negara Uni Eropa Hadapi Kasus Lonjakan Covid-19, Diprediksi Jadi Episentrum
- Selalu simpan roti dalam kotak kedap udara
Cara lain simpan roti tawar selain dibungkus kertas adalah disimpan dalam kotak kedap udara.
Udara bisa mempercepat roti menjadi berjamur.
Itu karena udara membawa partikel kecil yang dapat tumbuh di lapisan roti tawar.
- Masukkan roti ke dalam freezer
Kalau masih ingin menyimpan roti tawar hingga lima sampai tujuh hari kedepan, bisa memasukkan roti ke dalam freezer.
Membekukan roti tawar bisa memperpanjang lama penyimpanan.
Cara simpan roti tawar ini dapat mencegah roti menjadi basi.
Sebelumnya, pastikan membungkus roti dalam kantong ziplock.
Agar lebih mudah ditata dalam freezer.
Cara ini pun bahkan bisa membuat roti awet berminggu-minggu.
- Jangan menyimpan roti di dalam kulkas
Ternyata, menyimpan roti di dalam kulkas tidak dianjurkan.
Pasalnya, kulkas memiliki suhu yang tidak terlalu dingin.
Proses pembekuan yang setengah-setengah ini justru bisa memicu pertumbuhan jamur pada permukaan roti tawar.
- Jangan biarkan roti dalam bungkus yang terbuka
Cara simpan roti tawar berikutnya adalah simpan roti dalam bungkus kertas yang tertutup dan jauhkan dari sinar matahari.
Paparan sinar matahari bisa memaksa air dalam roti cepat menguap sehingga membuat roti kehilangan kelembapan udara.
BACA JUGA: New Delhi Diselimuti Kabut Asap, Sekolah Diliburkan Pegawai Diminta Kerja dari Rumah
Hilangnya kelembapan udara pada permukaan roti tawar bisa membuatnya cepat basi.
Selain cara penyimpanan ada beberapa orang yang juga tidak disarankan mengonsumsi roti tawar lho.
Manfaat Pinggiran Roti Tawar
Siapa sangka kalau pinggiran roti tawar mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Melansir dari Care Spot, studi ilmiah sudah membuktikan soal pinggiran roti tawar.
Dari hasil riset membuktikan bahwa kulit atau pinggiran roti tawar mengandung nutrisi yang tinggi daripada bagian dalamnya yang lembab dan kenyal.
Alasannya kulit roti lebih bernutrisi yaitu karena proses pemanggangan membuat pinggiran roti menjadi kocekelatan sehingga lebih kencang.
American Chemical Society’s Journal of Agricultural and Food Chemistry pada tahun 2002 pun mengungkap hasil riset serupa.
Dipaparkan bahwa pinggiran roti mengandung pronyl-lysine 8 kali lebih banyak dibandingkan bagian dalamnya.
Untuk diketahui, pronyl-lysine merupakan antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel sehingga bisa menurunkan risiko kanker.
Selain itu, kerak atau pinggiran roti tawar juga lebih tinggi serat.
Anda juga dapat memodifikasi pinggiran roti tawar menjadi olahan lezat lainnya.
Dengan begitu, mulai sekarang tak perlu mengupas pinggiran roti tawar.
Sebab, pinggiran roti tawar akan memberikan manfaat bagi tubuh.
(M Khaitami/sajiansedap)










