kalimantanlive.com – Kasus baru COVID-19 di Kota Solo dinilai cukup rendah selama beberapa hari terakhir.
Penambahan harian hanya berada di kisaran satu digit.
Meski demikian, angka testing baik berupa tes swab Antigen maupun PCR di kota tersebut masih tetap tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Siti Wahyuningsih mengatakan tes swab itu dilakukan dalam rangka tracing kasus baru maupun dilakukan oleh warga yang hendak bepergian ke luar kota.
Sedangkan sebagian lagi melakukan tes swab dalam rangka skrining, misalnya hendak menjalani tindakan di rumah sakit.
“Testing berkisar antara 500 orang hingga 900 orang per hari,” kata Siti Wahyuningsih, Sabtu (13/11/2021).
BACA JUGA: Peneliti Universitas Queensland Lakukan Penelitian Vaksin Covid-19 Bebas Suntik
Dari jumlah tersebut, pengguna tes swab Antigen rata-rata lebih banyak dibanding yang menggunakan tes swab PCR.
Menurut Wahyuningsih, warga yang menjalani uji swab untuk keperluan tracing saat ini sudah tidak begitu banyak.
Sebab, penambahan kasus baru harian di kota itu saat ini sudah cukup rendah.
Sedangkan penyedia layanan uji swab di Kota Solo pada saat ini juga telah menetapkan tarif sesuai peraturan.
“Kami belum mendapat laporan adanya pelanggaran,” katanya.
Dia berharap agar masyarakat segera melapor jika menemukan adanya penerapan tarif uji swab di atas ketentuan yang berlaku.
(M Khaitami/kumparan)







