KASONGAN, KALIMANTANLIVE.COM – Kuatnya arus dan kondisi debit air luapan Sungai Katingan semakin tingggi sehingga meluber menghantam jalur Jalan Palangkaraya-Sampit terutama di perbatasan Kasongan-Kereng Pangi Kabupaten Katingan.
Selain itu, akibat kuatnya hantaman arus Sungai Katingan menyebabkan gorong-gorong ambruk dan Jalan Kasongan-Kerengpangi ditutup total
Akibat leadaan itu, ratusan armada angkutan darat tertahan di sepanjang jalan Tjilik Riwut Kereng Pangi dan Kasongan, karena tidak bisa melewati jalur tersebut.
# Baca Juga :Banjir Rendam Rumah Warga di Dua RT di Bantaran Sungai Kahayan Kalteng
# Baca Juga :GIIAS 2021, Mazda Bakal Banjiri Indonesia dengan Line Up SUV Terbaru Mulai 2022
# Baca Juga :Banjir Rob di Kurau Kabupaten Tanahlaut Semakin Meninggi, Puluhan Rumah & Masjid Tergenang
# Baca Juga :PLN Padamkan Listrik Lalu Terkomsel Matikan Internet saat Banjir 2 Pekan di Sintang
Petugas kepolisian sudah mengumumkan Jalan Trans Kalimantan arah Palangkaraya-Sampit tidak bisa dilewati atau terputus akibat gorong-gorong yang ambruk.
“Kami dari Polres Katingan, melaporkan untuk hari ini jalan Kasongan ke Kereng Pangi Kabupaten Katingan tidak bisa dilewati karena ada gorong-gorong di kilometer 1, 5 Kereng Pangi yang putus, jalur Palangkaraya ke Kabupaten Kotim ditutup,” ujat Kasatlantas Polres Katingan Iptu Lenina Olin, Senin (15/11/2021).
Dia meminta semua kendaraan yang ingin melintas dari Palangkaraya ke Kasongan atau dari Sampit ke arah Kasongan untuk sementara tidak melewati jalur tersebut
“Sekali lagi kami mengimbau kepada semua warga yang ingin bepergian ke arah Jalan Trans Kalimantan arah Sampit ke Palangkaraya untuk sementara mengurungkan niatnya karena jalan ditutup,” ujarnya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







