PALANGKARAYA, kalimantanlive.com – Banjir tak selamanya dihadapi dengan suasana muram ataupun resah.
Bagi sebagian warga banjir bisa dihadapi dengan cara positif seperti yang dilakukan sejumlah ibu rumah tangga dan beberapa remaja di Bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya tepatnya di Dermaga Flamboyan.
Mereka tampak sibuk menangkap ikan dengan alat tradisional di pinggiran dermaga.
Saat debit air Sungai Kahayan pasang dimanfaatkan warga yang bemukim di bantaran untuk mencari ikan.
Seperti yang terpantau pada Sabtu (13/11/2021), warga Dermaga Flamboyan Bawah lebih tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kota Palangkaraya, ramai menangkap ikan menggunakan alat tangkap ikan tradisional yaitu hancau.
Warga berjejer di pinggiran Dermaga Flamboyan untuk memasang perangkap ikan tradisional itu sejak siang hingga sore hari
BACA JUGA: Banjir Rendam Rumah Warga di Dua RT di Bantaran Sungai Kahayan Kalteng
Antusias warga menangkap ikan menjadi pemandangan berbeda dengan banjir yang terjadi saat ini.
Hasilny bisa untuk konsumsi sendiri bahkan dijual sebagai menambah pemasukan ketika banjir.
“Hasilnya lumayan banyak, selain untuk dikonsumsi juga untuk di jual dengan harga 1 takar nya 10 ribu, dan 15 ribu untuk ikan yang sudah dibersihkan,” ucap Yudi Warga Flamboyan Bawah dikutip dari TribunKalteng.com.
Hancau imerupakan alat tangkap ikan tradisioanal yang pada keempat sudutnya diberi palang bilah bambu yang menyilang dan sebatang bambu panjang sebagai alat pengangkat.







