PERJALANAN Harga Tes PCR di Indonesia: Awalnya Tak Tersentuh Orang Miskin, Kini Cuma Rp 275 Ribu

Namun seiring berjalannya waktu, tarif RT-PCR kian menurun setelah Pemerintah mengambil alih dan menentukan tarif batas atas.

Dua produk PCR perseroan yakni BioCoV-19 dan mBioCoV-19, telah beberapa kali turun harga sejak 2020 hingga 2021. Bahkan, Bio Farma sempat menjual alat tes PCR Rp 325 ribu, dan kini sudah turun di Rp 90 ribu.

Bos Bio Farma ini pun optimistis biaya tes RT PCR menjadi semakin murah, sejalan dengan semakin meningkatnya suplai pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Kami berkeyakinan, dengan banyaknya supply dalam negeri mungkin harganya bisa turun ke level tertentu dan adanya kolaborasi antara pemilik mesin dan reagen bisa menekan harga ke level tertentu,” ujar dia.

Biaya tes PCR turun jadi Rp 900.000

Di awal tahun 2021, harga tes PCR di Indonesia mulai mengalami penurunan. Kala itu, tarif tes PCR dipatok seharga kisaran Rp 900.000.

Meski harga tes PCR turun, polemiknya di Tanah Air juga justru semakin ramai. Ini setelah pemerintah pusat mewajibkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR untuk syarat naik pesawat udara.

Aturan ini banyak menuai kritik karena biaya tes PCR atau harga tes PCR yang dinilai cukup mahal. Bahkan lebih mahal dari tiket pesawat itu sendiri.

PCR sendiri adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona, meski tak sepenuhnya akurat.

Namun kemudian, lantaran banyak kritik dari masyarakat, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menurunkan biaya tes PCR di wilayah Jawa-Bali menjadi Rp 495.000.

Setelah terbitnya aturan terbaru harga tes PCR, beberapa rumah sakit, klinik, dan laboratorium kesehatan serentak menurunkan biaya tes PCR hingga Rp 495.000 per sekali tes.

Perusahaan farmasi BUMN, PT Kimia Farma Tbk (KAEF), termasuk perusahaan yang menerapkan kebijakan tersebut. Melalui pengumumannya, KAEF menyampaikan bahwa harga efektif tes PCR sebesar Rp 495.000 tersebut berlaku sejak Agustus 2021.