KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara menyebut wayang kulit sebagai warisan budaya Malaysia, Adidas Singapura mendapat kecaman yang memalukan.
Untuk masalah ini, Adidas buka suara usai menuai kontroversi lantaran menyebut wayang kulit sebagai warisan budaya Malaysia.
Sejumlah netizen tidak terima dan murka atas kelalaian Adidas yang menyebut wayang kulit dari malaysia tersebut.
Adidas memberikan pernyataan resminya terkait hal tersebut. Pernyataan ini dimuat dalam instastory @adidassg.
# Baca Juga :VIRAL Pengacara Hamburkan Uang Rp 40 Juta di Polsek Banyuwangi Kota, Kesal dengan Kanitreskrim
# Baca Juga :VIRAL Video Cetak Gol Pakai Tumit di Timnas Prancis, Mbappe Lakukan Selebrasi Kegirangan
# Baca Juga :VIRAL Video Camat di Bojonegoro Abaikan Protokol Kesehatan, Berjoget Bersama Staf di Kantor
# Baca Juga :VIRAL Video Buruh Kokain di Kolombia yang Miskin Dibalik Gembong yang Kaya, Ditonton Jutaan Kali
“Terima kasih sudah menghubungi kami. Sementara wayang kulit adalah bagian penting dalam warisan budaya Malaysia, kami seharusnya menyoroti (bahwa Wayang Kulit) asli dari Indonesia dalam unggahan kami.
Kami sungguh meminta maaf karena ketidaksengajaan (untintentional offence) yang sudah terjadi, dan sekarang kami mengubah unggahan kami.
Ketika bekerja dengan artist untuk mengembangkan desain soal budaya yang menggambarkan Malaysia dan Asia Tenggara, kami benar-benar terinspirasi dari kekayaan budaya di negara-negara di Asia Tenggara.
Untuk menghindari kerancuan, baik brand atau artist tidak mengklaim karya seni dari Indonesia.
Kami berterima kasih sekali lagi atas support kepada brand dan kepada creators yang berkolaborasi untuk merayakan budaya unik sebagai identitas budaya.”
Adidas Singapura minta maaf usai sebut wayang kulit dari malaysia.(Tangkapan layar instagram @adidassg)
Kontroversi terjadi ketika dalam lamannya, Adidas merilis produk koleksi barunya yang bertema wayang kulit dan menyebutnya berasal dari Malaysia.
Produk yang masuk dalam koleksi City Pack ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Adidas Singapura pada Rabu (10/11) lalu dan dirilis satu hari setelahnya.










