JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Selama dua pekan mendatang 26 kabupaten/kota yang masuk Level 1 dan 61 kabupaten/kota yang masuk pada Level 2 di Jawa-Bali diberlakukan perpanjangan PPKM.
Seperti diketahui pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mendatang Jawa-Bali.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulisnya pada Senin (15/11/2021).
Luhut menuturkan, selama dua pekan mendatang secara keseluruhan ada 26 kabupaten/kota yang masuk Level 1 PPKM dan 61 kabupaten/kota yang masuk pada Level 2 PPKM.
Selain itu, selama dua pekan mendatang ada 41 kabupaten/kota menjalankan PPKM Level 3.
“Terkait detail keputusan ini akan kembali dituangkan dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri),” kata Luhut.
# Baca Juga :Pertamina : Antrian di SPBU Banjarmasin Akibat Naiknya Konsumsi BBM Pasca Penurunan Level PPKM
# Baca Juga :Lima Kabupaten dan Satu Kota di Kalteng Terapkan PPKM Level 2 Selama 12 Hari
# Baca Juga :ATURAN Terbaru PPKM pada Bioskop di Kalimantan, Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua
# Baca Juga :Lolos PPKM Level 2, Kabupaten Tanahbumbu Lakukan Pesersiapan Ini untuk Kejar Level 1
Namun, hingga berita ini ditulis Inmendagri yang dimaksud belum dibagikan secara resmi oleh Kementerian Dalam Negeri.
Kenaikan di Jawa-Bali
uhut mengungkapkan, selama sepekan terakhir ada sejumlah kondisi yang mengindikasikan peningkatan kasus Covid-19 di Jawa-Bali.
Oleh karenanya, Luhut kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian masyarakat secara bersama.
“Terdapat indikasi peningkatan Rt (angka reproduksi efektif) Covid-19 yang menunjukkan sinyal peningkatan kasus di Jawa-Bali dalam sepekan terakhir ini,” ujar Luhut.
Hal ini juga dapat terlihat dari beberapa kabupaten/kota di Jawa-Bali yang mulai mengalami peningkatan kasus dan perawatan mingguan.
Menurut Luhut, khusus wilayah Jawa-Bali terdapat 29 persen kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus dibandingkan minggu lalu.







