Video Banjir Sintang Kalbar, Ribuan Rumah Terendam, BPBD Sebanyak 25 Ribu Orang Mengungsi

Banjir di Sintang banyak disoroti lantaran tak kunjung membaik. Sejumlah tokoh seperti Fadli Zon mempertanyakan penanganan pemerintah pusat yang terkesan abai.

Ia menyindir Jokowi yang lebih memilih menjajal Sirkuit Internasional Mandalika daripada mengunjungi warga Sintang yang terkena banjir hampir sebulan ini.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) belum memiliki agenda untuk terjun langsung memantau lokasi banjir di wilayah Sintang, Kalimantan Barat.

BACA JUGA:
Jadi Hiburan di Sela Banjir, Warga Bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya Ramai-ramai Menangkap Ikan

BACA JUGA:
Banjir Rendam Rumah Warga di Dua RT di Bantaran Sungai Kahayan Kalteng

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan belum ada jadwal kunjungan Jokowi ke Sintang. Namun, kata dia, Jokowi telah menugaskan lembaga dan kementerian terkait penanganan bencana.

“Belum. Iya (menugaskan) BNPB,” kata Heru, Minggu (14/10/2021).

Sementara Jokowi mengatakan banjir Sintang, Kalimantan Barat terjadi karena kerusakan lingkungan di area tangkapan hujan.

Dilansir CNNIndonesai.com, Jokowi menyebut kerusakan lingkungan di daerah tersebut telah terjadi cukup lama. Akibatnya, Sungai Kapuas meluap ke wilayah sekitar saat hujan lebat terjadi.

“Itu karena kerusakan catchment area, daerah tangkapan hujan, yang sudah berpuluh-puluh tahun. Ya itu yang harus kita hentikan karena masalah utamanya ada di situ,” kata Jokowi usai peresmian jalan tol di Serang, Banten, Selasa (16/11/2021).

Penulis : Eep
Editor : Elpian