PALANGKARAYA, kalimantanlive.com – Hampir dua pekan, banjir di Palangkaraya yang merendam permukiman di Bantaran Sungai Kahayan belum memperlihatkan tanda-tanda akan surut.
Warga yang menghuni kawasan padat penduduk Ponton, Jalan Riau, Kecamatan Pahandut, mulai mengungsi ke posko pengungsian yang sudah disiapkan.
Posko Pengungsian Banjir Palangkaraya didirikan di dua tempat yakni di Puskesmas Pahandut dan Dermaga Pelabuhan Rambang.
Banjir Palangkaraya yang berada di Kawasan ponton ini di titik terdalam sudah mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa.
Menurut Ketua RT 1 RW 24 yaitu Marlinawati, ada sekira 300 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi akibat Banjir Palangkaraya.
“Ada 300 KK yang mengungsi di sini termasuk di dalamnya anak kecil dan lansia dan ini akan terus bertambah mengingat masih banyak yang belum mengungsi,” ujarnya dikutipd dari TribunKalteng.com, Rabu (17/11/2021).
Dia mengatakan, saat ini diperlukan tambahan tenda lagi untuk mengantisipasi jumlah warga yang mengungsi.
“Kami juga memerlukan tambahan tenda lagi agar para pengungsi tidak berdempetan di tenda sini,” ucapnya.
Di posko Dermaga Pelabuhan Rambang ini juga terdapat tenaga kesehatan yang berasal dari Puskesmas Pahandut.
Tenaga kesehatan ini disiap sediakan untuk warga memeriksakan kesehatannya akibat banjir ini.
(M Khaitami/tribunkalteng.com)







