Ibu dan Anak di Palangkaraya Kalteng Terseret Banjir Saat Melintas, Gara-gara Memaksakan Diri

PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang ibu dan anaknya terbawa arus karena memaksa menerobos banjir yang merendam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sehingga arus deras yang ditimbulkan akibat banjir yang melanda kawasan Pahandut Seberang Palangkaraya nyaris menelan korban jiwa.

Irwansyah (12), Seorang bocah yang secara suka rela membantu mengatur lalu lintas bagi para pengendara yang melintas menceritakan insiden tersebut.

Kejadian tersebut terjadi Senin (15/11/2021) lalu, seorang ibu dan anaknya terbawa arus karena memaksa menerobos banjir.

# Baca Juga :Bentuk Kampung Siaga Banjir, Anggota Komisi II DPRD Tapin Lakukan Penanaman pohon di Binuang

# Baca Juga :Banjir di Palangkaraya Meninggi, Posko Pengungsian Mulai Didatangi Ratusan KK

# Baca Juga :Kota Seribu Sungai Berstatus Siaga Darurat Banjir, Begini Penjelasan Penjelasan BPBD Banjarmasin

# Baca Juga :Banjir di Sintang Tak Kunjung Surut, Jokowi Sebut Area Tangkapan Hujan Rusak Puluhan Tahun

“Ibu membawa anaknya terseret arus karena memaksa melintasi banjir. Akhirnya jatuh dan terbawa arus, beruntung ibu dan anak masih tertahan bangunan,” kata Irwansyah, Rabu (17/11/2021).

Irwansyah turut membantu para pengendara melewati banjir dengan arus yang kencang.

“Penunjuk jalan kalau siang sedikit, paling hanya 10 orang yang membantu menunjuk jalan yang bisa dilalui,” ungkapnya.

Banjir setinggi lutut kaki orang dewasa disertai arus kencang, membuat beberapa kendaraan mogok.

“Kadang mobil sering mogok, lalu minta bantu dorong,” ucap Irwansyah.

Para penunjuk jalan di kawasan banjir Jalan Pahandut Seberang tidak mematok harga pada pengendara yang melintasi banjir.

“Seikhlasnya saja, dikasih ya syukur apabila tidak dikasih ya tidak masalah,” ujarnya.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com