KALIMANTANLIVE.COM – Petenis China Peng Shuai mengungkap skandal seks dengan mantan wakil perdana menteri, Zhang Gaoli.
Peng Shuai membuat pengakuan di media sosial weibo bahwa ia pernah dipaksa berhubungan seks dengan Gaoli.
Namun, Bos Women’s Tennis Association (WTA) Steve Simon mengaku khawatir dengan keberadaan Peng Shuai setelah pengakuan itu.
Tak lama berselang, unggahan tersebut dihapus.
Setelah momen tersebut, Peng Shuai tidak lagi terlihat atau terdengar di publik sejak 2 November hingga saat ini.
# Baca Juga :Shani JKT48 Dituduh Terlibat Skandal Seks dengan Pihak Manajemen, Langsung Dilaporkan ke Polisi
# Baca Juga :Mahasiswi Universitas Riau Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Mulai Incar Dekan FISIP
# Baca Juga :Lapor Jadi Korban Pelecehan Seksual, Mahasiswi Universitas Riau Malah Diejek dan Diancam Pihak Jurusan
# Baca Juga :Petenis Cantik No 1 Dunia Ini Mengaku Dipaksa Berhubungan Seks oleh Eks Wakil PM China
Simon juga meragukan email konfirmasi dari Peng Shuai terkait bantahan tentang berita tersebut. Simon punya landasan kuat lantaran ia sejauh ini tidak bisa menghubungi Peng Shuai secara langsung.
“Pernyataan yang dirilis hari ini oleh media pemerintah China terkait Peng Shuai justru malah meningkatkan kekhawatiran soal keselamatan dan keberadaannya.”
“WTA dan dunia butuh bukti nyata bahwa ia aman. Saya sudah berulang kali mencoba menghubunginya dengan berbagai cara komunikasi, namun tidak berhasil,” kata Simon seperti dikutip dari Sky Sports.
Sebelumnya, muncul pemberitaan di media pemerintah China yang mengklaim surat elektronik dari Peng Shuai yang ditujukan ke BWF.










