“Apalagi dinihari tadi saat api berkobar pas ada angin bertiup agak kencang. Pemadam kebakaran juga sempat datang namun kondisi rumah sudah terbakar sekitar 80 persen,” tandas Sufian.
Dirinya pun bersama warga turut membantu mengevakuasi Nini Salasiah dan Antan.
Kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah perempuan lanjut usia yang kondisinya bungkuk tersebut.
Sufian mengatakan pihaknya akan segera mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Sosial Tanahlaut.
Selain itu juga berencana turun ke jalan guna menghimpun bantuan dana kemanusiaan.
“Kasihan sekali Nini Salasiah itu. Beliau sudah sangat tua, jalannya pun bungkuk. Anaknya yang masih tinggal serumah, Antan, kondisinya juga terbatas. Keduanya sama-sama tak mampu bekerja,” paparnya.
Selama ini kedua warganya itu hanya bertahan hidup dari bagi hasil panenan sawah.
“Itu pun tak seberapa juga hasilnya, karena sawahnya juga tidak luas,” sebutnya.
Sementara ini, lanjut Sufian, Nini Salasiah dan sang anak (Antan) menginap di rumah anak lainnya lansia itu.
“Nini Salasiah ada punya beberapa anak yang sudah bekerluarga semua. Ada yang tinggal di RT 2 juga. Nah, sekarang Nini Salasiah tinggal di situ,” tandasnya,
Ia berharap kalangan dermawan berempati dan turut menyisihkan rezeki untuk membantu meringankan beban hidup Nini Salasiah.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







