BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar berjanji akan segera menurunkan tim memantau dampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang terjadi beberapa hari lalu.
“Kami akan segera mengecek dampaknya ke lapangan. Sampai saat ini saya belum menerima laporan tentang banjir di Kabupaten HST,” kata Roy Rizali usai rapat paripurna di DPRD Kalsel, Kamis (18/11/2021) siang.
Diketahui banjir melanda sebagian Kota Barabai HST menyusul hujan lebat dan dampak La Nina. Sejumlah ruas jalan di Kota Barabai tergenang hingga selutut.
BACA JUGA:
Walhi HST Ancam Lapor Mabes Polri Terkait Penegakan Hukum Penambangan di Gunung Batu Harang
BACA JUGA :
Wanita Muda Ini Curhat ke Ibu Sering Dapat Bisikan, Sekali Ditemukan Sudah Gantung Diri
Meski tidak separah banjir pada pertengahan Januari 2021 lalu, bencana ini membuat masyarkat menjadi trauma.
“Mohon doa, agar banjir cepat surut,” kata Yanto, warga Barabai, Kabupaten HST, melalui aplikasi percakapan di grup Whatsapp Grandis 89.
Pada musibah banjir Januari lalu, rumah Yanto dan warga Kota Barabai, tergenang hingga sekitar 1,5 meter.
Menurut dia, banjir kembali melanda Kota Barabai sejak beberapa hari terakhir akibat hujan. “Air sudah menutupi teras rumah, semoga cepat surut,” ujarnya.
Sekda Roy Rizali mengatakan terkait bencana banjir di wilayah HST, kalau ada hak-hak yang bisa segera pihaknya tindaklanjuti.
“Akan kita tindaklanjuti, terutama yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi (Pemprov). Semoga dampaknya tidak terlalu parah seperti banjir Januari lalu,” katanya.
Roy meminta agar masyarakat HST tetap waspada mengingat masih terjadinya cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi akibat badai La Nina.
Dilansir dari Antaranews.com, akibat banjir beberapa hari lalu itu sebuah jembatan gantung hanyut terbawa arus.









