Covid-19 Eropa Makin Parah: Austria Lockdown, Jerman Persempit Ruang Bagi Warganya yang Tak Divaksin

BERLIN, KALIMANTANLIVE.COM – Cuaca dingin yang membuat virus semakin berkembang, membuat kasus Covid-19 di Benua Eropa kembali meningkat.

Negara-negara di Benua Biru tersebut berusaha untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 dengan menggunakan berbagai cara.

Seperti memberlakukan lockdown bagi yang tidak divaksinasi, membatasi akses ke layanan tertentu, atau mendorong peningkatan vaksinasi Covid-19.

Sejauh ini, sekitar 60 persen populasi di Eropa Barat sudah diberi vaksin Covid-19 dosis penuh.

Namun di Eropa Timur, baru sekitar setengah dari populasinya yang sudah divaksinasi sebagaimana dilansir Euro News, Jumat (19/11/2021).

# Baca Juga :Dikalim Mencapai 57 Persen, Vaksinasi Covid-19 Pelajar di Banjarmasin Menyasar Usia 12 – 17 Tahun

# Baca Juga :BREAKING NEWS – Pemerintah Bakal Larang Perayaan Tahun Baru, Luhut: Kasus Covid Jawa Bali Meningkat

# Baca Juga :Sepuluh Negara Uni Eropa Hadapi Kasus Lonjakan Covid-19, Diprediksi Jadi Episentrum

# Baca Juga :Warga Solo Tetap Antusias Tes Swab, Kasus Baru Covid-19 Mulai Menurun

Pada Selasa (16/11/2021), WHO melaporkan bahwa kematian akibat Covid-19 di Eropa naik 5 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadikan Eropa satu-satunya wilayah di dunia yang mengalami peningkatan kematian akibat Covid-19.

Situasi Covid-29 Austria

Austria akan memberlakukan lockdown umum mulai Senin (22/11/2021). Pengumuan tersebut menjadikannya negara Uni Eropa pertama yang menerapkan lockdown dalam menghadapi lonjakan Covid-19 terbaru.

Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengatakan, vaksinasi akan menjadi wajib mulai 1 Februari.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah negara itu menerapkan lockdown bagi orang-orang yang tidak divaksinasi yang mulai berlaku Senin (15/11/2021) pekan lalu.

Dalam aturan lockdown terbaru, warga berusia 12 tahun ke atas dilarang keluar rumah kecuali untuk kegiatan penting seperti bekerja, menghadiri kelas, berbelanja, atau berjalan-jalan.

Jumlah patroli polisi telah ditingkatkan dan mereka yang kedapatan melanggar aturan dapat didenda hingga 1.450 euro (Rp 23 juta).

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), lebih dari 64 persen populasi Austria telah divaksinasi penuh.