“Bandit menjadi teroris”
Berita serangan itu telat muncul karena kurangnya telekomunikasi di daerah tersebut. Kedua sumber berbicara dari ibu kota negara bagian Sokoto, 80 kilometer jauhnya.
Militer Nigeria sudah melakukan serangan darat dan udara di kamp-kamp bandit di negara bagian tetangga Zamfara sejak September, dan para bandit yang melarikan diri dari operasi di sana pindah ke negara bagian Sokoto dan Katsina yang berdekatan.
Pihak berwenang menutup infrastruktur telekomunikasi di Zamfara dan sebagian negara bagian Kaduna serta Katsina dan Sokoto untuk mengganggu komunikasi antar geng.
Serangan udara itu terjadi setelah rangkaian serangan mematikan di wilayah yang oleh pihak berwenang dituduhkan pada bandit.
Pada Senin (15/11/2021), 43 orang tewas ketika bandit menyerbu dua permukiman di dekat perbatasan dengan Niger, kata para pejabat.
Pada Oktober, bandit juga membunuh 43 pedagang ketika mereka menembaki sebuah pasar di Goronyo.
Pada Senin, Gubernur negara bagian Sokoto, Aminu Waziri Tambuwal, memperingatkan bahwa bandit telah menjadi teroris, menggemakan kekhawatiran tentang tumbuhnya hubungan antara geng kriminal itu dan kelompok milisi.
editor : NMD
sumber : kompas.com









