Mayat-mayat Begelimpangan Setelah Militer Nigeria Bombardir Kamp Bandit Pencuri Ternak

KANO, KALIMANTANLIVE.COM – Jet militer Nigeria pada Sabtu (20/11/2021) membom dua kamp di distrik Isa yang dikontrol oleh dua geng yang melakukan serangan mematikan di desa-desa terpencil dalam beberapa pekan terakhir, kata sumber tersebut.

Serangan udara yang menargetkan kamp-kamp gerombolan pencuri ternak di negara bagian Sokoto, Nigeria, dekat perbatasan dengan Niger itu menewaskan banyak orang, kata sumber-sumber lokal pada Minggu (21/11/2021).

Ini adalah serangan pertama terhadap bandit di wilayah tersebut.

Gerombolan pencuri ternak dan penculik bersenjata lengkap untuk mendapatkan uang tebusan yang dikenal secara lokal sebagai bandit, meneror Nigeria barat laut dan tengah selama bertahun-tahun.

# Baca Juga :HASIL Inter Milan vs Napoli Liga Italia – Napoli Telan Kekalahan Perdana, Inter Milan Kian Mendekat

# Baca Juga :FAKTA-Fakta Kebakaran di Kelayan A Banjarmasin, dari Sulinya Air, Mobil BPK Terbalik hingga 80 Jiwa Kehilangan Rumah

# Baca Juga :INGAT! Mulai 24 Desember 2021 PPKM Level 3 Berlaku di Indonesia, Sekolah 100 Persen Daring, Kantor WFH & Mall Sampai Jam 5

# Baca Juga :ASN Diminta Patuhi Larangan Cuti Natal-Tahun Baru, Ketua Korpri: Tidak Perlu Pulang Kampung

Mereka menyerbu dan menjarah desa, lalu serangannya meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

“Militer melakukan serangan udara di desa Tsaika dan Dangwandi, di mana sejumlah besar bandit tewas,” kata seorang administrator lokal di distrik Isa, dikutip dari AFP.

“Sulit untuk mengatakan berapa banyak yang tewas tetapi jumlah korban cukup tinggi karena kamp-kamp itu dipenuhi mayat para bandit,” kata pejabat setempat yang meminta tidak disebutkan namanya.

Jet tempur menyerang kedua kamp dalam serangan simultan, yang menyebabkan “korban manusia dan kerusakan material skala besar pada teroris,” kata sumber keamanan di wilayah tersebut.

“Kedua kamp hangus dan mayat serta bangunan yang hancur berserakan di kamp,” kata sumber keamanan.