BUNTOK, KALIMANTANLIVE.COM – Banjir di Kalteng sudah menelan korban jiwa, pasangan suami istri dari Muarateweh ini ditemukan tewas dalam mobilnya.
Dari Muarateweh pasangan Warnisi dan Noorjannah ini bermaksud ke Buntok dengan mengendarai mobil.
Namun perjalanan itu menjadi perjalanan terakhir karena mobil yang ditumpangi ikut terseret arus banjir.
Kejadian mengenaskan akibat Banjir di Kalteng ini terjadi di kawasan Desa Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Rabu (24/11/2021).
Pasangan suami istri korban Banjir di Kalteng itu menuju RSUD Buntok Barito Selatan, hendak melakukan cuci darah.
# Baca Juga :Banjir Bukit Rawi Kalteng Mulai Surut, Pengendara Harus Waspada Kerusakan Jalan Akibat Tergerus Air
# Baca Juga :Bencana Banjir di Kota Palangkaraya, Anggota DPRD Minta Pengungsi Dipenampungan Taat Prokes
# Baca Juga :Banyak Lubang di Lokasi Banjir Kalteng, Mobil Kecil Dilarang Melintas di Trans Kalimantan
# Baca Juga :Viral Video Sirkuit Mandalika Kebanjiran hingga Bule Nyerokin Air di Medsos, Jadwal WSBK Ditunda
Nahas, dalam perjalanan menggunakan mobil, mereka terjebak bahkan terseret arus banjir yang menerjang Desa Patas I, Gunung Bintang, Barito Selatan.
“Dua orang dalam mobil yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia,” kata Kapolsek Gunung Bintang Awai Iptu Rahmat Saleh Simamora, saat dihubungi.
Informasi yang dihimpun Tribunkalteng.com, Warnisi adalah seorang PNS (pegawai negeri sipil) di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara.
Dia mengemudikan mobil guna membawa sang istri untuk melakukan cuci darah ke RSUD Buntok.









