PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Bencana banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah sangat memprihatinkan. Bukan hanya membuat kerugian materi, tapi sudah memakan korban jiwa.
Untuk itu Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini hari ini, menggelar rapat tanggap darurat daerah terdampak Banjir di Kalteng.
Mantan Wali Kota Surabaya itu mengatakan, dirinya dan kepala daerah dalam hal ini gubernur, wali kota dan bupati, melakukan pemetaan untuk membuat kebutuhan Lumbung Sosial (bufferstock) Banjir di Kalteng.
“Di Lumbung Sosial bukan hanya stok makanan tetapi juga nantinya akan ada mesin genset, perahu dan lain-lain,” ujar Mensos Tri Rismaharini di Bahalap Hotel Jalan RTA Milono Kota Palangkaraya, Kami (25/11/2021).
Menurut Tri Rismaharini, tiap daerah nantinya yang akan menentukan di mana saja titik yang akan dibangun Lumbung Sosial ini, tergantung dari geografis di setiap daerahnya.
# Baca Juga :Mau Cuci Darah ke RS Buntok, Pasutri Tewas Diterjang Banjir di Kalteng, Evakuasi Pakai 2 Alat Berat
# Baca Juga :Banjir Bukit Rawi Kalteng Mulai Surut, Pengendara Harus Waspada Kerusakan Jalan Akibat Tergerus Air
# Baca Juga :Bencana Banjir di Kota Palangkaraya, Anggota DPRD Minta Pengungsi Dipenampungan Taat Prokes
# Baca Juga :Banyak Lubang di Lokasi Banjir Kalteng, Mobil Kecil Dilarang Melintas di Trans Kalimantan
“Terkait dengan titik Lumbung Sosial nanti yang memilih tempatnya adalah pemerintah daerah, mengacu pada letak geografis setiap daerah itu berbeda-beda,” jelas Tri Rismaharini.
Mensos RI ini juga mengatakan, titik pembuatan Lumbung Sosial per klaster geografis ini secepatnya harus dilaksanakan.
“Kita kasih waktu 1 minggu terkait hal ini, jika 1 satu minggu laporannya sampai ke saya, maka akan saya kerjakan,” pungkasnya.
Sehari sebelumnya Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Posko pengungsian banjir di GOR Koni Sanaman Mantikei, dan mengecek langsung ke daerah yang terdampak banjir di Flamboyan bawah.
editor : NMD
sumber : kalteng.tribunnews.com







