“Sayang saja, lawan tidak bisa meneruskan pertandingan,” kata Praveen, melalui rilis yang diterima BolaSport.com dari Badminton Indonesia.
“Padahal, kami ingin semua berjalan normal dan lawan tidak ada cedera, sehingga pertandingan bisa tetap berlangsung.”
“Kami sebenarnya juga sudah siap bertanding untuk merasakan lagi hawa kompetisi setelah bermain di Indonesia Masters, pekan lalu,” tambah pria dengan sapaan akrab Ucok itu.
Selanjutnya pasangan berstatus unggulan lain, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja juga turut ke babak kedua.
Hafiz/Gloria yang merupakan unggulan ke-6, sukses mengalahkan pasangan Selandia Baru, Oliver Leydon-Davis/Anona Pak 21-17, 21-16.
Sementara itu, dua wakil Indonesia yang berstatus unggulan juga mengalami nasib apes lantaran tersisih di awal.
Adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra) dan Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra).
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang berstatus unggulan ke-2, mendapatkan perlawanan sengit dari wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Pasangan dengan julukan The Daddies itu dikalahkan Hoki/Kobayashi yang merupakan kampiun Indonesia Masters 2021 dengan skor 21-23, 21-15, 15-21.
Kemudian Anthony Sinisuka Ginting. Dia di atas kertas diunggulkan mengatasi lawannya asal Prancis, Christo Popov.
Hal itu lantaran Anthony merupakan unggulan ke-5 turnamen, sedangkan Popov bukan berstatus unggulan.
Anthony dikalahkan Popov dalam dua gim saja melalui skor 17-21, 18-21.
Berbicara tentang melawan adik dari Toma Junior Popov tersebut, Anthony mengaku kesulitan menembus pertahanan lawan.







